KETUA DEKRANASDA PROV.JAMBI HJ. SHERRIN THARIA ZOLA AJAK MASYARAKAT LINDUNGI KELUARGA DARI KDRT
14 2016

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola mengajak kerabat, keluarga dan masyarakat untuk dapat ikut serta melakukan pencegahan dan pengawasan agar kekerasan dalam rumah tangga tidak terjadi. Semua harus menyelamatkan keluarga Indonesia dan melindungi anak sebagai investasi jangka panjang agar dapat menjadi generasi yang berdaya saing dan berkarakter. Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Tim Penilai Tingkat Nasional Tahun 2016, Lomba Kelompok Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bertempat di Kelurahan Sukasari Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun, Kamis (08/09/2016).

 

Adapun Tim penilai dari pusat yang turun langsung ke Kabupaten Sarolangun yaitu Ketua Bidang Pokja 1 bidang karakter Hj. Ervina Suwandi Tumenggung berserta Dra. Hj. Sri Sunari,SH Pokja 1 TP-PKK Pusat serta didampingi TP- PKK Provinsi Jambi dan rombongan. Kedatangan Tim Penilai beserta rombongan langsung disambut oleh Pj. Bupati Sarolangun Areif Munandar berserta istri dan Forkompimda Kabupaten Sarolangun serta para kepala SKPD terkait.

 

Dalam sambutannya dan arahannya Hj. Sherrin Tharia Zola menyampaikan, dengan adanya lomba penanganan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dapat membantu upaya perlindungan perempuan, terutama pada istri dan anak dari aneka bentuk kekerasan. “Ini bukan urusan rumah tangga saja, tetapi dapat dipidanakan. Semoga kegiatan lomba yang dilaksanakan dapat berkontribusi positif bagi masyarakat khususnya dalam upaya penanganan korban kekerasan pada perempuan dan anak," ungkap Hj. Sherrin.

 

Dikatakan Hj. Sherrin, tindakan KDRT akhir-akhir ini semakin meningkat di Indonesia dan Provinsi Jambi khususnya, bahkan tindakan KDRT ini menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu dan anak. "KDRT ini bukan hanya merugikan pasangan suami istri yang bertikai tapi juga dapat memberikan efek negatif bagi tumbuh kembangnya anak. Anak yang kerap menyaksikan pertengkaran kedua orang tuanya, umumnya akan memiliki kemungkinan mengalami trauma sehingga akan mengganggu tumbuh kembangnya, bahkan jika tidak segera ditangani bukan hal yang mustahil trauma terjadi hingga anak tumbuh dewasa dan bahkan keluarga," Kata Hj. Sherrin.

 

Dijelaskan Hj. Sherrin, permasalahan KDRT merupakan tanggung jawab bersama yang telah diatur dalam Undang-Undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. "Undang-Undang ini bertujuan untuk mencegah segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga dan memelihara keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera," Jelas Hj. Sherrin.

 

"Saya sangat menyambut baik penyelenggaraan lomba ini sebagai upaya pencegahan terjadinya KDRT dan tanggap terhadap lingkungan disekitarnya serta untuk mempercepat dan mempermudah penanganan terhadap KDRT, mengingat masalah KDRT tidak bisa ditangani secara parsial tetapi harus bersama-sama atau kolektif, sehingga penanganannya bisa lebih maksimal," Lanjut Hj. Sherrin.

 

Hj. Sherrin juga berharap kepada seluruh masyarakat untuk harus menyadari bahwa kekerasan merupakan kejahatan. Dengan adanya kesadaran ini nantinya dapat menumbuhkan kemauan untuk ikut menjaga dan melindungi korban dan membawa kasusnya diproses secara hukum. "Dengan demikian maka masalah kekerasan meskipun terjadi dalam rumah tangga tidak lagi menjadi urusan suami istri yang bersangkutan atau urusan keluarga tersebut, namun sudah menjadi urusan publik," Pungkasnya.

 

Ditempat yang sama, Ketua Tim Penilai dari pusat Ir. Hj. Ervina Suwandi Tumenggung menyampaikan, Provinsi Jambi mendapat 3 nominasi penilainya dari pemerintah pusat yaitu Sarolangun KDRT, Kota Jambi Hatinya PKK serta Kota Sungai Penuh lomba Tertib Administrasi. “Tujuan dilaksanakan lomba adalah untuk memotivasi suatu daerah agar pencapaian suatu program daerah yang bertujuan untuk kesejahteraan keluarga,” Katanya.

 

 

Sementara itu, Pj. Bupati Sarolangun Areif Munandar, SE menyampaikan, Pemkab sarolangun telah berkomitmen yang kuat dalam melaksanakan penghapusan KDRT. "Saat ini kami telah memiliki pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) sebagai pusat kegiatan terpadu yang menyediakan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan," Ujar Pj. Bupati.

 

Ditambahkan Pj. Bupati, dengan kedatangan Tim Penilai dari pusat merupakan suatu motivasi bagi pemerintah kabupaten untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik lagi. “Adapun terpilihnya Kelurahan Sukasari sebagai penilaian dari nasional telah dinilai oleh pihak kabupaten dan Provinsi Jambi,” Tambahnya.

HJ. SHERRIN THARIA ZOLA (KETUA DEKRANASDA PROV.JAMBI) HADIRI SYUKURAN HARI JADI POLWAN KE-68
06 2016

Bertempat di Aula Pesat Gatra Mako Satbrimob Polda Jambi Paal 10 Kecamatan Kotabaru (Kamis, 01/09/2016) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola menghadiri syukuran dalam rangka Hari Jadi Polwan Ke-68 Tahun 2016.

Usai acara saat diwawancarai oleh rekan media Hj. Sherrin Tharia Zola menyampaikan bahwa dengan adanya syukuran ini serta kegiatan-kegiatan lainnya yang dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Polwan Ke-68 diharapkan Polwan semakin maju dan dekat dengan masyarakat. “Dan masyarakat juga tahu bahwa Polwan ini juga bagian dari masyarakat,” ujar Hj. Sherrin.

Dalam kesempatan tersebut istri Gubernur Jambi ini juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Polwan Ke-68 Tahun 2016. “Selamat Ulang Tahun Buat Polwan, Semoga Jaya Selalu. Mudah-mudahan Polwan dapat berjaya terus dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.   

Acara yang bertema “Dengan Meningkatkan Soliditas Dan Revolusi Mental Polwan Siap Mengamankan Kebijakan Pemerintah” tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan meriah. Kegiatan syukuran  diawali dengan penampilan tarian Joged Batanghari yang dibawakan oleh para Polwan Polda Jambi serta kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Kapolri yang dibacakan oleh Kapolda Jambi.

Selain itu dalam acara ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya pemotongan tumpeng oleh Kapolda Jambi beserta isteri yang kemudian diberikan kepada Polwan tertua dan termuda serta pemberian hadiah dan tali asih kepada para Polwan pemenang lomba serta kegiatan lainnya.   

Syukuran Hari Jadi Polwan ke-68 tahun 2016 ini semakin bertambah meriah dengan turut sertanya Kapolda Jambi, Hj. Sherrin Tharia bersama isteri Kapolda Jambi melantunkan beberapa buah lagu.   

Turut hadir dalam acara ini isteri Ketua DPRD Provinsi Jambi, para perwira di jajaran Polda Jambi, para Polwan se-Provinsi Jambi serta para undangan lainnya. 

 

HJ.RAHIMA: YANG TERPENTING KEMAUAN
21 2016

Kab. Bungo (Humas Pemprov Jambi), Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jambi yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori Umar menekankan, yang terpenting dalam menjalankan dan mengembangkan PKK dan Dekranasda adalah kemauan. Hal tersebut dikemukakan oleh Hj.Rahima dalam Serah Terima Jabatan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Bungo Periode 2016 - 2021, dari drg. Hj.Enny Wardhani Sudirman kepada Hj.Verawati, bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Bungo, Senin (20/6).

Rahima menyatakan, pengalaman Verawati yang sebelumnya sebagai Wakil Ketua TP PKK dan Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Bungo merupakan nilai tambah dan hal penting untuk menjalankan program kerja PKK dan Dekranasda. Dan, Rahima optimis bahwa Verawati akan bisa memimpin PKK dan Dekranasda Kabupaten Bungo dengan baik.

"Ibu Verawati sudah punya pengalaman dalam PKK dan Dekranasda, sudah 5 tahun sebagai Wakil Ketua TP KPP dan Wakil Ketua Dekranasda Kabuten Bungo. Saya yakin pengalaman itu sangat membantu dalam menjalankan program PKK dan Dekranasda Kabupaten Bungo. Yang terpenting adalah kemauan," ujar Rahima.

"Saya mengharapkan PKK dan Dekranasda Kabupaten Bungo lebih maju. Kami dan Ibu Vera pengalaman 5 tahun jadi wakil. Insyaallah, kami akan kerjasama dengan bailk, demi kemajuan Kabupaten Bungo. Apa yamg meraka ajukan kepada Provinsi, insyaallah saya siap bantu," tambah Rahima.

Rahima mengharapkan agar PKK mampu menciptakan keselarasan dan keserasian keluarga. Selain itu, Rahima berharap supaya Dekranasda Kabupaten Bungo bisa membina para pengrajin dengan baik dan secara berkesinambungan.

Rahima mengungkapkan, hal terpenting dari pergantian kepengurusan, termasuk kepengurusan PKK dan Dekranasda Kabupaten Bungo adalah komitmen, karana pergantian kepengurusan bukan berarti mengganti semua program, namun melanjutkan program yang masih relevan untuk memperkuat pondasi organisasi.

Wakil Bupati Bungo, Safrudin Dwiaprianto, S.Pd, menyatakan, peran PKK sangat berarti dalam kehidupan bermasyarakat dan merupakan mitra pemerintah, seperti dalam program dan kegiatan Posyandu, pembinaan anak dan balita, Pendidikan Anak Usia Dini, dan program lainnya.

Demikian juga Dekranasda, lanjut Safrudin Dwiaprianto, berperan penting dalam pengembangan produk-produk lokal, membina para pengrajin, yang juga turut berperan dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Safrudin Dwiaprianto berharap agar hasil kerja keras dan prestasi yang dicapai oleh PKK dan Dekranasda Kabupaten Bungo selama ini hendaknya ditingkatkan.

Ketua TP PKK yang juga sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Bungo, Hj. Verawati Mashuri berharap supaya kiprah PKK dan Dekranasda Kabupaten Bungo benar-benar bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bingo.

Verawati juga mengharapkan agar Dekranasda Kabupaten Bungo bisa meningkatkan kualitas produk Kabupaten Bungo.

Pada kesempatan tersebut, diberikan penghargaan kepada pemenang hafalan ayat-ayat Al-Qur'an tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Bungo, Riski (kelas V SD).

WAGUB APRESIASI BAZAR RAMADHAN DEKRANASDA PROVINSI JAMBI
27 2016

Wakil Gubernur Jambi Dr.Drs. H.Fachrori Umar,M.Hum memberikan apresiasinya terhadap Dekranasda Provinsi Jambi yang telah melaksanakan bazar Ramadhan yang dinilainya telah menunjukkan kepedulian terhadap sesama dan meningkatkan tali silahturahmi. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka secara resmi bazar Ramadhan Dekranasda Provinsi Jambi yang dilaksanakan Jumat, (24/6) bertempat di Dekranasda Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan ini Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj.Rahima Fachrori, Ketua Dharma Wanita Provinsi Jambi Hj.Lovia Trisna Ridham.

Dijelaskan Wagub bahwa kegiatan ini pasti akan sangat membantu masyarakat yang membutuhkan terutama di saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri. “Sebagai pemerintah kami sangat mengapresiasi dan bahagia melihat kegiatan ini, karena dengan bazar ini masyarakat sangat terbantu terutama dalam menghadapi bulan Ramadhan, dan kegiatan ini selain memperkuat tali silahturahmi juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama”ujar Wagub.
Dilanjutkan Wagub bahwa kegiatan bazar ini direspon masyarakat dengan baik dengan meningkatnya jumlah penngunjung dan peserta yang ikut serta dalam acara ini. “Bazar ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan harga pasar, dan dengan pameran ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap produk dalam negeri, saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk arif dalam berbelanja, belilah apa yang dibutuhkan jangan berlebihan”katanya.
Disampaikan juga oleh Wagub bahwa dengan diselengggarakannya kegiatan ini turut mewujudkan visi Jambi TUNTAS 2021. “Dengan membantu masyarakat,maka Dekranas juga turut mewujudkan Jambi TUNTAS 2021, karena Dekranas dapat membantu mempublikasikan kepada masyarakat tentang program dari pemerintah”katanya.
Sementara itu sebelumnya Wakil Ketua Dekranasda Hj.Rahima Fachrori dalam sambutannya menyatakan  bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Dekranasda ini merupakan program kerja yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.”Kami sadar bahwa saat ini di tengah gejolak ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat pada saat bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, untuk itu sebagai bentuk kepedulian, kami mengadakan bazar ini dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu”ujar Wakil Ketua Dekranasda.

 Hj. Rahima Fachrori meminta kepada masyarakat untuk turut mengawasi barang-barang yang berasal dari luar.”Di tengah era pasar bebas saat ini banyak sekali masuk barang-barang dari luar negeri, hal ini menuntut kita untuk ikut mengawasi dan meningkatkan kualitas produk kita agar dapat bersaing dengan produk luar tersebut, dan saya berharap pemerintah juga turut mengawasi peredaran produk dari luar tersebut”ucapnya.

SHERIN THARIA ZOLA, INGINKAN PARA GURU PAUD DAPAT DENGAN MAKSIMAL MEMBEKALI PENGETAHUAN SISWA-SISWI PAUD, SERTA DAPAT MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PARA GURU PAUD.
03 Oktober 2016

Usai mengikuti rangkaian kegiatan ANUGERAH PAUD TINGKAT NASIONAL 2016, di Gedung Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Kamis, 29 September 2016 pukul 08.00 s/d 10.30 WIB . Hj.Sherin Tharia Zola selaku Bunda Paud Provinsi Jambi, didampingi Hj.Hesti Haris selaku bunda Paud Kab.Merangin/penerima anugerah bunda Paud Nasional 2016, menyampaikan keinginannya agar para guru Paud  dapat dengan maksimal membekali siswa-siswi Paud dengan ilmu yang maksimal, serta dapat meningkatkan kesejahteraan para guru Paud.

“Allhamdulillah ya, Provinsi Jambi ada yang mewakili yakni; Ibu Hesti Haris dari Kab.Merangin, mudah-mudahan kedepannya bisa lebih baik lagi,lebih baik lagi. Dan ini bukan sembarangan prestasi, ada kriteria-kriteria tertentu yang ditetapkan oleh panitia, semoga ini bisa jadi pemacu bagi  Kabupaten Kota yang lain bisa menyusul dapat meraih prestasi mendapatkan anugerah sebagai bunda Paud Nasional”
Menanggapi dialog ibu Iriana Jokowidodo yang ingin tahu atas dasar apa para ibu ini ditetapkan sebagai bunda Paud Nasional dengan salah satu Ibu Maryani Bunda Paud Asal Jogjakarta, yang mana salah satu kegiatan yang dilaksanakan Ibu Maryani adalah  melaksanakan jemput bola untuk pembuatan akta kelahiran siswa PAUD demi kelancaran administrasi siswa, Bunda Sherin menyampaikan;
 “Itu program inovasi, yang disesuaikan dengan Provinsi masing-masing. Tidak terfikirkan oleh kita aka ada program inovasi seperti itu yang memang itu  sangat penting untuk anak-anak kita, untuk sekolah, melanjutkan jenjang studi hingga mencari kerja.”
“Untuk Provinsi Jambi, saya sangat ingin guru-guru yang mengajar di PAUD merasakan bahwa memberikan bekal ilmu kepada anak-anak usia  dini ini sangat penting, kita ingin kesejahteraan para guru Paud bisa ditingkatkan, dan juga pengetahuan/pendidikan para guru Paud juga bisa kita tingkatkan, sehingga para siswa mendapatkan pengetahuan dengan maksimal.”
Sedari awal saya ingin agar kesejahteraan para guru PAUD ini terperhatikan, Allhamdulillah tadi bagai gayung bersambut, ibu Hj,Iriana Jokowidodo juga menyampaikan hal yang sama. Mudah-mudahan nanti baik dari Provinsi, Pemerintah Kota dan Kabupaten juga merespon apa yang disampaikan oleh Ibu Iriana, sehingga ada peningkatan kesejahteraan yang diterima oleh guru-guru PAUD secara khusus, dan juga guru-guru sekolah lain .
Sementara itu, Hj.Hesti Haris selaku penerima anugerah Bunda Paud Nasional dari Provinsi Jambi, mengucapkan “terimakasih atas perhatian dan dukungan Ibu Sherin di tingkat Provinsi, Insya Allah kedepan kami akan lebih bersemangat dan berpacu untuk memberikan dedikasi yang terbaik utuk membangun PAUD yang berkualitas.”

 

PERHIASAN TRADISIONAL JAMBI JUARA 1 LOMBA MUTU MANIKAM NUSANTARA
08 2016

Perhiasan tradisional buatan tangan (hand made) yang dihasilkan oleh pengrajin Provinsi Jambi meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional, yakni Penghargaan Karya Terbaik (Pemenang Pertama) Kategori Desain Tradisional Indonesia Kontes Desain Mutumanikam Nusantara 2016 baru-baru ini.

Selain pemenang pertama dalam lomba desain perhiasan untuk kategori tradisional, Dekranasda Provinsi Jambi juga meraih prestasi lainnya, yaitu Stan Terbaik Dekranasda dalam Mutumanikam Nusantara Indonesia 2016 tersebut.

Rabu (7/9) sore, pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)  Provinsi Jambi, termasuk Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, H. A.Zaki menyerahkan dua trofi atas prestasi Dekranasda Provinsi Jambi dalam Lomba Mutumanikam Nusantara 2016 tersebut kepada Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola, bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Perhiasan yang meraih penghargaan terbaik tersebut adalah kalung perhiasan motif Raghanca, terbuat dari tembaga dilapisi emas, perpaduan motif Batik Kuno dengan tulisan Sansekerta (basurek) dan Batu Lalang Kuning.

Sheriin Tharia menyambut baik prestasi yanh diraih oleh Tim Dekranasda Provinsi Jambi tersbut. Sherrin mengungkapkan, dia sangat bangga atas prestasi pengrajin Provinsi Jambi. "Beberapa waktu yang lalu, Dekranas (Pusat) mengadakan Lomba Mutu Manikam Nusantara, dan alhamdulillah, kerajinan Jambi terpilih kembali sebagai perhiasan terbaik, yakni kalung Raghanca, perpaduan batu dengan logam," ujar Sherrin Tharia.

"Saya merasa sangat bangga sekali dengan pengrajin-pengrajin kita ini. Tidak gampang untuk meraih, apalagi untuk mempertahankan posisi terbaik di tingkat nasional. Tetapi ini sebetulnya menjadi cambuk bagi kita, bagaimana untuk menggali lagi apa yang bisa digali kedepannya. Mutu manikam ini sempat di-pending (ditunda) tahun 2015, dan diadakan lagi tahun 2016. Alhamdulillah Jambi juga mendapatkan stan terbaik untuk stan pameran," lanjut Sherrin Tharia.

Sherrin Tharia menekankan agar Provinsi Jambi lebih dikenal lagi oleh masyarakat di luar Provinsi Jambi karena prestasi.

"Saya beserta pengurus Dekranasda ingin agar pengrajin di Jambi ini kehidupannya lebih baik," tutur istri Gubernur Jambi, H.Zumi Zola ini.

Sherrin mengatakan bahwa pengurus Dekranasda harus bisa memotivasi para pengrajin untuk berkreasi guna meningkatkan kreativitas. "Tanoa pengrajin apa artinya Dekranasda," ungkap Sherrin Tharia.

"Saya menghimbau semua oengrajjn Provinsi Jambi untuk terus semangat. Kreasinya dinanti, mulai dari batik, songket, sulaman, dan perhiasan. Mudah-mudahan penghargaan yang kita terima ini bisa menambah geliat pengrajin, menjadi cambuk penyemangat untuk bangkit," harap Sherrin Tharia.

Sherrin Tharia mengingatkan supaya para pengrajin tidak hanya menunggu momen pameran karena kalau hanya menunggu pameran, agak lambat, tetapi aktif mempromosikan dan memasarkan, diantaranya melalui melalui media sosial yang ada. "Sarana yang ada kita berdayakan. Kemarin saya posting kalung ini sudah ada yang nanya. Hal itu sepertinya bagus, apalagi untuk menaikkan pendapatan pengrajin, apalagi material dengan motif yang rumit itu biayanya mahal. Bagaimana untuk mensejahterakan pengrajin, kita maksimalkan sarana yang ada, apalagi itu tidak membutuhkan suatu tempat, hanya butuh satu account, misalnya Dekranasda yang memanage, tetapi tetap dengan persetujuan para pengrajin," jelas Sherrin Tharia.

"Kedelan, itu harus dikaji lebih dalam lagi, tetapi itu salah satu pertimbangan. Mudah-mudahan para pengrajin lebih semangat lagi, dengan perhatian dari kita. Jadi, bukan hanya untu kontes,  tetapi agar produk-produk mereka bisa terjual terus," tutur Sherrin Tharia.

Tentang keunggulan stan pameran Dekranasda yang juga meraih penghargaan stan terbaik, Sherrin Tharia menerangkan bahwa stan Provinsi Jambi menonjolkan budaya, yaitu dinding stan dihiasi dengan kain hitam dengan perpaduan batik. "Backgroundnya hitam dengan motif Batik Jambi dan berbagai perhiasannya. Jadi memang simpel tetapi elegan," jelas Sherrin Tharia.

Sheriin menambahkan, dia selalu mengusahakan untuk memakai hasil karya pengrajin Provinsi Jambi, sebagai wujud apresiasi terhadap hasil kerajinan pengrajin Jambi sekaligua untuk mempromosikan hasil kerajinan tersebut. "Jangan sampai suatu saat bertemu dengan istri gubernur lain mengenakan hasil pengrajin Jambi sementara kita tidak menggunakannya," tutur Sherrin Tharia.

Pengrajin kalung motif Raghanca yang merupakan binaan Dekranasda Provinsi Jambi, Sultan Fadli Chaniago menjelaskan, keunggulan perhiasan tradisional kalung motif Raghanca tersebut adalah dari seni budaya, yakni dari budaya tradisional atau kuno.

"Kalau kuno dengan modern, lebih susah yang kuno, kalau yang modern bisa pake alat. Kalau yang kuno memang betul-betul buatan tangan. Ada beberapa teknik yang kita masukkan, mulai dari teknik lokal sampai teknik yang luar. Kesannya kuno, dan tidak mengurangi motif yang lama. Motif ini diambil dari tulisan Besurek, tulisan Sansekerta yang ada di Mandiangin, dan alhamdulilah, produk kita itu diterima oleh juri, mulai dari tingkat ketuaan dan kerumitan motifnya," jelas Sultan Fadli.

Sultan Fadli mengucapkan terimakasih kepada tim yang telah mensupport pengrajin, termasuk istri Gubernur Jambi selaku Ketua Dekranasda Provinsi Jambi dan Kepala Dinas Perindag Provinsi Jambi.

Sultan Fadli menuturkan, proses penbuatan kalung motif Raghanca cukup lama, sampai 4 bulan. "Kita mencari motifnya dulu, jangan sampai menyerupai motif daerah lain, memikirkan apakah kriya yang akan dihasilkan bisa diterima oleh juri dan konsumen, seandainya kita perbanyak, apakah harganya bisa kita tekan," terang Sultan Fadli.

"Prosesnya manual semua, mulai dari rangkaian seperti kawat-kawat yang disesuaikan dengan motif, kerapatan, serta disesuaikan juga dengan batu Lalang Kuning," tutur Sultan Fadli

 

SHERRIN THARIA HARAP PEREMPUAN-PEREMPUAN JAMBI MENJADI PEREMPUAN BIJAKSANA
09 2016

Kota Jambi (Humas Pemprov Jambi), Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola mengharapkan agar perempuan-perempuan Provinsi Jambi menjadi perempuan yang bijaksana, yang bisa menyikapi kemajuan zaman dengan bijak, bisa terus meningkatkan kualitas diri, dan bisa berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Jambi. Harapan tersebut dikemukakan oleh Sherrin Tharia dalam Seminar Sehari dalam rangka Memperingati Hari Kartini bersama ICMI Orwil Jambi, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Rabu (4/5) siang.

Tema seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil (provinsi) Jambi ini adalah "Dengan Semangat Kartini Kita Siapkan Perempuan Jambi Cerdas dan Sehat untuk Membangun Jambi TUNTAS 2021."

Seminar tersebut diikuti oleh mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi di Jambi, PKK, dan Dharma Wanita.

Sherrin Tharia tidak mengikuti seminar tersebut dari awal, dia diberikan kehormatan untuk memberikan closing statement.

Dalam closing statement tersebut, Sherrin berharap para peserta seminar secara khusus dan perempuan Jambi secara umum bisa menjalani segala tahapan perjalanan hidup sebaik mungkin. "Saya berharap kalian berusaha semaksimal mungkin, menikmati momen dengan segala tahapannya, jangan sampai salah menggunakan momen. Belajarlah sebaik mungkin dan mempersembahkan yang terbaik untuk Provinsi Jambi," ujar Sherrin Tharia.

"Kita bersama-sama membangun Provinsi Jambi ini. Provinsi Jambi ini dari kita dan untuk kita. Jangan tergantung kepada orang lain," lanjut Sherrin Tharia.

"Bermimpilah setinggi mungkin, awal kesuksesan itu dari mimpi. Saya juga berharap kalian menjadi pribadi-pribadi yang bisa berkontribusi untuk kemajuan Provinsi Jambi," pungkas Sherrin Tharia. (Mustar Hutapea, fotografer: Mulyadi, kamerawan: Fauzan).

KETUA TP-PKK HARAPKAN KELOMPOK DASAWISMA DI KABUPATEN/KOTA DIAKTIFKAN
09 2016

Jambi- Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.Sherrin Tharia Zola mengharapkan kelompok dasawisma di Kabupaten/Kota diaktifkan. Pernyataan ini disampaikan pada pertemuan sinkronisasi program Pokja III TP-PKK Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, Selasa (3/5) bertempat di gedung PKK Provinsi Jambi. Acara ini dihadiri oleh 50 orang peserta dari Kabupaten/Kota. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengetahui perkembangan keberhasilan pelaksanaan program Pokja III ssecara berjenjang dari Kabupaten,Kecamatan, Desa/Kelurahan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kinerja kader-kader khususnya kader pangan sebagai ujung tombak pelaksanaan dan perkembangan dasa wisma sebagai instansi yang dapat mewujudkan pelaksanaan pembangunan melalui gerakkan PKK.
            Dijelaskan Hj.Sherrin Tharia Zola bahwa kegiatan ini memiliki arti dan makna yang sangat penting terutama dalam konteks peningkatan kualitas hubungan kerjasama PKK sebagai mitra kerja pemerintah. “Kepada TP-PKK Kabupaten/Kota agar senantiasa melakukan pembinaan secara berkala dan berkesinambungan terhadap TP-PKK kecamatan/TP-PKK desa/kelurahan sampai dengan kelompok PKK RT dan kelompok dasa wisma”ujar Ketua TP-PKK.
            Dilanjutkan oleh Ketua TP-PKK bahwa pertemuan ini dapat memberikan hasil yang baik pula dalam mewujudkan program PKK khususnya program kerja Pokja III. Dan pertemuan ini juga dapat dilakukan oleh TP-PKK Kabupaten/Kota dengan melibatkan TP-PKK Kecamatan/ Kelurahan, Kelompok PKK RT dan kelompok dasa wisma serta instansi terkait.
            Disampaikan oleh Ketua TP-PKK bahwa dalam rangka mewujudkan visi pemerintah Jambi yakni Jambi yang tertib, unggul, nyaman, tangguh, adil, dan sejahtera 2016-2021 diperlukan keterlibatan semua pihak, baik pihak swasta maupun masyarakat,dan tidak terkecuali TP-PKK.
            “Tim Penggerak PKK memiliki tujuan utama untuk mewujudkan keluarga yang beriman, berakhlak mulia, sehat sejahtera serta sadar hukum dan lingkungan. Bapak Gubenur Jambi sangat mengharapkan kepada TP-PKK untuk membantu terwujudnya visi Jambi TUNTAS karena keberadaan TP-PKK sangat strategis, karena dapat menjangkau sampai ke tingkat keluarga, dan bahkan kader PKK berada sampai ke Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Dasa Wisma. Oleh karena itu kekompakan kita semua tentu saja sangat mendukung terwujudnya Jambi Tuntas 2016-2021”ujarnya.
            Dikatakan oleh Ketua TP-PKK bahwa PKk harus melakukan inovasi dan kreatifitas serta memunculkan ide-ide yang cemerlang yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata dalam rangka mewujudkan keluarga sejahtera sebagaimana ynag telah dicantumkan dalam 10 Program Pokok PKK. “Kelompok kerja III memiliki tugas utama mengelola program pangan, sandang dan perumahan, harus mampu melaksanakan program tersebut dengan baik dan melibatkan instansi pemerintah/SKPD sebagai mitra kerja dalam mendukung program yang akan dilaksanakan. Saya menilai bahwa kegiatan ini memiliki arti dan makna yang sangat penting, terutama dalam konteks peningkatan kualitas hubungan kerjasama PKK seabgai mitra kerja pemerintah”ucapnya. (Maria/Foto: Mulyadi, Kamerawan: Ardi)

KETUA TP-PKK HJ. SHERRIN THARIA ZOLA HARAPKAN PROGRAM TP-PKK SINERGIS DENGAN JAMBI TUNTAS
09 2016

Jambi- Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.Sherrin Tharia Zola mengharapkan agar program dari TP-PKK Provinsi Jambi dapat bersinergi dengan program yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jambi yaitu Jambi Tuntas (Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh, Adil dan Sejahtera) 2021. Pernyataan ini disampaikannya pada pembukaan Orientasi TP-PKK yang dilaksanakan di rumah dinas Gubernur (Sabtu, 30/04/2016). Hadir pada kesempatan ini Wakil Ketua TP-PKK Hj. Lovia Trisna Ridham, para Ketua Pokja serta pengurus TP-PKK Provinsi Jambi. Kegiatan ini diikuti sebnayk 47 orang dengan materi pemaparan tentang TP-PKK serta program kerja setiap Pokja dengan metode ceramah dan Tanya jawab.

            Dalam sambutan dan arahannya Hj.Sherrin Tharia juga mengapresiasi kegiatan ini yang dapat dijadikan ajang silahturahmi dan diharapkan dapat menyegarkan ingatan para pengurus terhadap gerakan dan program yang akan dilaksanakan pada 2016-2021. “Peran dan tanggung jawab TP-PKK yang dibebankan kepada kita harus membuat TP-PKK ke depan bekerja dengan professional dan proporsional sehingga gerakkan TP-PKK akan tetap eksis dan terarah,” ujar Hj.Sherrin Tharia Zola.

            Dilajutkan Ketua TP-PKK bahwa sebagai mitra pemerintah dalam mencapai target Jambi TUNTAS 2021 harus mampu bersinergi dengan pemerintah dan dinas/instansi terkait.”Setiap program PKK yang akan dilaksanakan baik kebijakan umum maupum program tekhnis PKK harus sesuai dengan program yang dilaksanakan oleh pemerintah. Kegiatan ini dihrapkan dapat memberikan manfaat bagi TP-PKK sendiri,” katanya.

            Sementara itu sebelumnya  Wakil Ketua II TP-PKK Hj.Lovia Trisna Ridham selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan Orientasi TP-PKK ini dilaksanakan dengan tujuan menguatkan, memahami dan mendalami visi dan misi PKK dengan 10 program pokok PKK.

Hj. Lovia juga menambahkan, kegiatan ini juga dilakukan untuk peningkatan, pemahaman, pengetahuan dan penyegaran bagi pengurus TP-PKK. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan informasi kebijakan kelembagaan administrasi dan kegiatan Pokja I,II,III,dan IV. (Maria/Foto : Mayong/Kamerawan: Ardi)

KETUA TP-PKK SIAP LAKUKAN INOVASI KERAJINAN PROVINSI JAMBI
09 2016

Jambi- Ketua TP-PKK Provinsi Jambi  sekaligus Ketua Dekranasda Hj. Sherin Tharia Zola siap melakukan inovasi terhadap pengembangan kerajinan di Provinsi Jambi. Pernyataan ini disampaikannya saat kunjungan Dewan Kerajinan Nasional ke gedung Dekranasda Provinsi Jambi, Rabu (8/3). Dalam pertemuan ini juga dilakukan dialog bersama para pengrajin binaan Dekranasda Provinsi Jambi.
                Disampaikan Ketua TP-PKK bahwa saat ini Dekranasda harus mundur ke belakang untuk melakukan pengkajian dan mempelajari kembali kekayaan budaya yang dimiliki oleh Provinsi Jambi. “ Kita harus mundur ke belakang untuk melihat kembali warisan leluhur kita, kita harus mulai belajar kembali di museum, menggali melalui buku tujuannya untuk menemukan kunggulan dan ciri khas yang akan kita kembangkan, referensi ini akan berguna sekali untuk mengembangkan kreatifitas pengrajin, kita akan belajar banyak tentang pewarnaan, karena selama ini batik kita cenderung berwarna gelap sedangkan jika kita ingin meraih pangsa pasar anak muda kita harus mulai membuat pakaian jadi dengan batik yang semenarik mungkin”jelas Ketua TP-PKK.
                Hj.Sherin Tharia juga menyampaikan bahwa para pengrajin harus mulai berpikir mengembangkan motif/desain serta bahan baku yang digunakan agar memiliki keunikan dan tidak kehabisan bahan baku yang jumlahnya terbatas. “Seperti pengrajin perhiasan koin, memang harus memikirkan apalagi yang harus digunakan selain koin, karena kalau koinnya habis apa lagi yang bisa kita gunakan, untuk itu akan dilakukan pelatihan yang akan mengembangkan inovasi dan kreatifitas dari para pengrajin”ujarnya.
                Dilajutkan oleh Ketua TP-PKK bahwa untuk mengembangkan produk akan dilakukan pelatihan yang akan memfokuskan pembuatan motif batik yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.”Pada tanggal 14 Maret ini akan dilakukan pelatihan untuk mengembangkan motif batik yang akan dipergunakan untuk pembuatan gorden, taplak meja, memang ini hal hal kecil tapi terkadang tidak terpikirkan”katanya.
                Sementara itu pengurus Dekranas  menanggapi pertanyaan dari pengrajin yang meminta saran dalam pengembangan produk dan sumber daya pengrajin. Dijelaskan pengurus Dekranas bahwa hal pertama yang dilakuak adalah bagaimana mengumpulkan SDM dari para pengrajin, yang dapat dilakukan melalui pelatihan yang intensif, pengembangan juga harus dilakukan terhadap produk yang dihasilkan agar tidak sama dengan kerajinan yang dimiliki oleh Provinsi lain.
                Sementara itu beberapa agenda yang dilakukan oleh rombongan Dekranas selama di Provinsi Jambi adalah usai melihat gerhana matahari di komplek candi Muaro Jambi, dilanjutkan dengan melihat sanggar batik di seberang kota Jambi. Setelah itu mengunjungi rumah tua yang lokasinya tidak jauh dari sangar yaitu di Mudung Laut, kota Seberang.
                Di rumah tua ini para pengurus Dekranas diajak melihat melihat rumah Muslihin Hamzah yang menempati rumah tersebut lebih dari empat generasi. Saat datang pun para anggota Dekranas disambut oleh para perempuan yang dipanggil nyai, para perempuan ini menggunakan pakaian khas mereka yaitu kain yang tidak hanya sebagai sarung tetapi juga dipakai sebagai kerudung untuk menutupi wajah.
                Para pengurus Dekranas tampak antusias berdialog dengan pemilik rumah dengan dipandu oleh budayawan Junaidi T.Noor. Dijelaskan oleh budayawan Junaidi T.Noor bahwa rumah ini masih memiliki warna asli yaitu warna merah dan hijau yang mendapat pengaruh dari Cina, sedangkan pintu rumah dibuat khusus tanpa engsel, dan ketika masuk para tamu harus menunduk. Bagian rumah empat kamar ini terdiri dari serambi,ruang utama untuk menerima tamu, garang  untuk mencuci piring, kemudian laren tempat meracik bumbu ketika ada sedekah, dan kemudian dapur yang terletak paling belakang dan terpisah dari rumah utama. Kunjungan Ketua Dekranas diakhiri di museum NEgeri Jambi.(Maria/ Foto: mulyadi, Kamerawan: Said Usman)

HJ. SHERRIN THARIA ZOLA HIMBAU PENGURUS DEKRANASDA DAPAT BEKERJA SECARA PROFESIONAL
24 2016

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi menghimbau seluruh pengurus dan anggota agar dapat bekerja dengan giat dan sungguh-sungguh serta profesional dalam menjalankan roda organisasi. Himbauan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat kerja Dekranasda Provinsi Jambi dengan agenda pemaparan program kerja dari masing-masing bidang yang diselenggarakan di rumah dinas gubernur pada Senin siang (23/05/16).

Dalam arahannya tersebut Hj. Sherrin berharap kepada semua pengurus dan anggota Dekranasda Provinsi Jambi dapat membuat program-program yang bersifat riil, selain itu dirinya juga berharap agar Dekranasda selalu mengadakan event-event seperti pameran agar kerajinan Provinsi Jambi dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Hj. Sherrin juga berharap agar pengurus dan anggota Dekranasda Provinsi Jambi dapat merangkul anak muda seperti anak-anak sekolah untuk dapat turut serta berkreasi dan berkarya terutama dalam bidang seni kerajinan serta merangkul para pengrajin untuk lebih meningkatkan lagi kreasinya. “Saya ingin semua bidang ini bekerja solid, bekerja sama, saling memberi saran, saling bahu membahu serta bercampur baur dalam memajukan Dekranasda. Ini suatu organisasi yang terjun ke masyarakat, dan kita ingin agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Dekranasda ini dan menjadi sesuatu yang dibanggakan dan dapat dibawa baik kekancah nasional maupun internasional,” ujar Hj. Sherrin.

Dalam rapat yang dihadiri oleh semua bidang tersebut Hj. Sherrin juga menginginkan kedepannya para pengurus Dekranasda dapat bekerjasama dengan dinas/instansi terkait membuat dan membangun suatu program yang bersifat konkrit dan berkesinambungan. Untuk itu dirinya nanti juga akan mengevaluasi kinerja dari masing-masing bidang kedepannya. “ Untuk kedepannnya saya evaluasi, kinerjanya bagaimana, karena ini menyangkut dana juga, saya ingin dana yang kita punya dapat digunakan dengan seefektif dan semaksimal mungkin,” ucapnya.

Selain itu, Hj. Sherrin juga menginginkan kedepannya Dekranasda Provinsi Jambi dapat menjadi panutan dan tempat bergantung bagi Dekranasda kabupaten dan kota. “Kalau kita hanya melempem, ya mereka juga tidak peduli dengan kita, Saya ingin membantu mengembangkan Provinsi Jambi ini sebaik-baiknya dengan kemampuan yang ada, baik dari PKK maupun Dekranasda,” pungkasnya.

Dalam rapat kerja tersebut, selain mendengarkan arahan dari Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola, masing-masing ketua bidang juga diminta memaparkan program kerja dan kegiatan, diantaranya Bidang Kraeatif,  Bidang Pameran dan Kerjasama Luar Negeri, Bidang Promosi Publikasi dan Umum, Bidang Pendanaaan serta Bidang Daya Saing Produk dan Manajemen Usaha.

SHERRIN THARIA : INSYAALLAH KAMI BISA MENGEMBAN AMANAH SEBAIK-BAIKNYA
10 2016

Jakarta (Humas Pemprov Jambi), Istri Gubernur Jambi selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi dan Ketua Dekranasda Prov.Jambi, Hj.Sherrin Tharia berharap agar dirinya bisa mengemban amanah sebaik-baiknya. Harapan tersebut dikemukakan oleh Sherrin kepada para wartawan yang mewawancarainya usai Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK (Pusat), bertempat di Gedung Sasana Bakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jum'at (12/2) sore.

Pelantikan tersebut dilakukan setelah pelantikan tujuh pasangan gubernur dan wakil gubernur periode 2016 - 2021 hasil Pilkada Serentak Tahap Pertama, 9 Desember 2015 oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Tugas pendamping suami sebagai Ketua Tim Penggerak PKK sudah didepan mata, jadi harus dilaksanakan sebaik mungkin, dan insyaallah kami bisa mengemban amanah ini sebaik-baiknya," ujar Sherrin.

Sebelumnya, istri Menteri Dalam selaku Ketua Umum Tim Penggerak PKK, dr. Guntarti Tjahjo Kumolo melantik tujuh Ketua TP PKK, yakni istri dari tujuh gubernur hasil Pilkada Serentak Tahap Pertama, 9 Desember 2015, yakni : 1.Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, 2.Kalimantan Selatan, 3.Sumatera Barat, 4.Sulawesi Utara, 5.Kepri, 6.Kalimantan Utara, dan 7. Bengkulu.

Ketua Umum Tim Penggerak PKK, dr. Guntarti Tjahjo Kumolo, dalam arahannya pada intinya berpesan agar para Ketua Tim Penggerak PKK yang baru dilantik jangan pernah merasa berat melaksanakan tugas untuk membantu menyejahterakan keluarga masyarakat daerah masing-masing. "Jangan pernah merasa berat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga," ungkap Guntarti.

Pada kesempat tersebut, dilakukan pemberian piagam ucapan selamat dan penyerahan ucapan selamat dari Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo kepada para Ketua Tim Penggerak PKK yang baru dilantik.

Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA, Wakil Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum beserta istri, Hj.Rahima Fachrori Umar, Sekda Provinsi Jambi, H.Ridham Priskap,SH,MH,MM, beserta istri, Hj.Lovia Trisna Ridham juga hadir dalam acara tersebut. (Mustar Hutapea).

KETUA TP-PKK SIAP LAKUKAN INOVASI KERAJINAN PROVINSI JAMBI
13 2016

Jambi- Ketua TP-PKK Provinsi Jambi  sekaligus Ketua Dekranasda Hj. Sherin Tharia Zola siap melakukan inovasi terhadap pengembangan kerajinan di Provinsi Jambi. Pernyataan ini disampaikannya saat kunjungan Dewan Kerajinan Nasional ke gedung Dekranasda Provinsi Jambi, Rabu (8/3). Dalam pertemuan ini juga dilakukan dialog bersama para pengrajin binaan Dekranasda Provinsi Jambi.

Disampaikan Ketua TP-PKK bahwa saat ini Dekranasda harus mundur ke belakang untuk melakukan pengkajian dan mempelajari kembali kekayaan budaya yang dimiliki oleh Provinsi Jambi. “ Kita harus mundur ke belakang untuk melihat kembali warisan leluhur kita, kita harus mulai belajar kembali di museum, menggali melalui buku tujuannya untuk menemukan kunggulan dan ciri khas yang akan kita kembangkan, referensi ini akan berguna sekali untuk mengembangkan kreatifitas pengrajin, kita akan belajar banyak tentang pewarnaan, karena selama ini batik kita cenderung berwarna gelap sedangkan jika kita ingin meraih pangsa pasar anak muda kita harus mulai membuat pakaian jadi dengan batik yang semenarik mungkin”jelas Ketua TP-PKK.

Hj.Sherin Tharia juga menyampaikan bahwa para pengrajin harus mulai berpikir mengembangkan motif/desain serta bahan baku yang digunakan agar memiliki keunikan dan tidak kehabisan bahan baku yang jumlahnya terbatas. “Seperti pengrajin perhiasan koin, memang harus memikirkan apalagi yang harus digunakan selain koin, karena kalau koinnya habis apa lagi yang bisa kita gunakan, untuk itu akan dilakukan pelatihan yang akan mengembangkan inovasi dan kreatifitas dari para pengrajin”ujarnya.
Dilajutkan oleh Ketua TP-PKK bahwa untuk mengembangkan produk akan dilakukan pelatihan yang akan memfokuskan pembuatan motif batik yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.”Pada tanggal 14 Maret ini akan dilakukan pelatihan untuk mengembangkan motif batik yang akan dipergunakan untuk pembuatan gorden, taplak meja, memang ini hal hal kecil tapi terkadang tidak terpikirkan”katanya.
Sementara itu pengurus Dekranas  menanggapi pertanyaan dari pengrajin yang meminta saran dalam pengembangan produk dan sumber daya pengrajin. Dijelaskan pengurus Dekranas bahwa hal pertama yang dilakuak adalah bagaimana mengumpulkan SDM dari para pengrajin, yang dapat dilakukan melalui pelatihan yang intensif, pengembangan juga harus dilakukan terhadap produk yang dihasilkan agar tidak sama dengan kerajinan yang dimiliki oleh Provinsi lain.
Sementara itu beberapa agenda yang dilakukan oleh rombongan Dekranas selama di Provinsi Jambi adalah usai melihat gerhana matahari di komplek candi Muaro Jambi, dilanjutkan dengan melihat sanggar batik di seberang kota Jambi. Setelah itu mengunjungi rumah tua yang lokasinya tidak jauh dari sangar yaitu di Mudung Laut, kota Seberang.
 Di rumah tua ini para pengurus Dekranas diajak melihat melihat rumah Muslihin Hamzah yang menempati rumah tersebut lebih dari empat generasi. Saat datang pun para anggota Dekranas disambut oleh para perempuan yang dipanggil nyai, para perempuan ini menggunakan pakaian khas mereka yaitu kain yang tidak hanya sebagai sarung tetapi juga dipakai sebagai kerudung untuk menutupi wajah.
Para pengurus Dekranas tampak antusias berdialog dengan pemilik rumah dengan dipandu oleh budayawan Junaidi T.Noor. Dijelaskan oleh budayawan Junaidi T.Noor bahwa rumah ini masih memiliki warna asli yaitu warna merah dan hijau yang mendapat pengaruh dari Cina, sedangkan pintu rumah dibuat khusus tanpa engsel, dan ketika masuk para tamu harus menunduk. Bagian rumah empat kamar ini terdiri dari serambi,ruang utama untuk menerima tamu, garang  untuk mencuci piring, kemudian laren tempat meracik bumbu ketika ada sedekah, dan kemudian dapur yang terletak paling belakang dan terpisah dari rumah utama. Kunjungan Ketua Dekranas diakhiri di museum NEgeri Jambi.(Maria/ Foto: mulyadi, Kamerawan: Said Usman)

HJ. SHERRIN THARIA HIMBAU DEKRANASDA TERUS KEMBANGKAN INOVASI PRODUK
12 2016

Kota Jambi (Humas Pemprov Jambi), Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Hj. Sherrin Tharia Zumi Zola menghimbau Dekranasda se Provinsi Jambi untuk terus mengembangkan inovasi produk. Himbauan tersebut dikemukakan oleh Sherrin dalam Rapat Kerja Dekranas dengan Dekranasda Provinsi Jambi, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (8/3) sore.
Dalam rapat tersebut, 13 orang pengurus Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) hadir, termasuk Hj.Ratu Munawwaroh Zulkifli, mantan Ketua Dekranasda Provinsi Jambi.
Sherrin menyatakan, dia yakin bahwa Dekranasda Provinsi Jambi dan Dekranasda Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi sudah berusaha melakukan inovasi produk Jambi, namun demikian, dia menghimbau Dekranasda se Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan inovasi produk.
Sherrin berharap, dengan terus melakukan pengembangan inovasi produk, produk Jambi semakin kompetitif dengan produk daerah-daerah lainnya.
Selain itu, Sherrin menyatakan, Dekranasda juga terus memfasilitasi penerapan dan perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual perajin.
Selanjutnya, Sherrin mengharapkan agar rombongan dari Dekranas bisa memberikan saran dan berbagi pengalaman dengan Dekranasda se Provinsi Jambi, untuk menambah wawasan dan kemampuan Dekranasda se Provinsi Jambi.
Ketua Rombongan Dekranas, Yuna Nasution mengatakan, produk Provinsi Jambi sering menang dalam lomba-lomba yang diadakan Dekranas di tingkat nasional.
Yuna menyarankan agar pengembangan produk dan kria yang dilakukan oleh Dekranasda, disesuaikan dengan selera pasar. 
Yuna menyatakan, Dekranas akan membantu pemasaran produk dan kria dari daerah-daerah se Indonesia.
Namun, Yuna menekankan bahwa yang paling utama dibenahi adalah kualitas produk, yang kemudian diikuti oleh promosi dan packaging (pengepakan/kemasan).
Yuna menganjurkan, unsur kekhasan budaya perlu dimuat dalam produk yang dihasilkan "Kita harus pandai mengekspolor kekhasan budaya dalam produk yang kita kembangkan," ujar Yuna.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda dari 11 kabupaten/kota se Provinsi Jambi memberikan paparan tentang uapaya-upaya pengembangan produk daerah masing-masing.
Tarian Jambi, Tari Selampit Delapan ditampilkan dalam acara tersebut. 
Selanjutnya, rombongan dari Dekranas dan Dekranasda meninjau Sanggar Rumah Tenun Jambi, Telanaipura, Kota Jambi. (Mustar Hutapea).

IBU GUBERNUR JAMBI SHERRIN THARIA HARAP PUSKESMAS SIAGA BANTU KORBAN BANJIR
20 2017

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jambi, Hj. Sherrin Tharia Zola mengharapkan agar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan tenaga kesehatan siap siaga untuk membantu masyarakat korban banjir. Hal ini disampaikan saat peninjauan banjir di kelurahan Legok dan Desa Muaro Jambi,  Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (15/03/2017) siang.

Sherrin Tharia mengatakan, sudah hampir setengah bulan ini banjir merendam rumah warga di wilayah kelurahan Legok dan desa Muaro Jambi, yang menyebabkan berbagai macam penyakit seperti penyakit kulit, malaria, dan demam berdarah.

Sherrin Tharia menghimbau warga untuk menjaga kondisi tubuh mereka agar tidak mudah terserang penyakit serta cepat, mendatangi puksesmas atau posko kesehatan untuk mengecek kesehatan jika mulai timbul gejala-gejala penyakit yang menyerang.

“Saya merasa prihatin melihat kondisi warga yang rumahnya terendam banjir, dengan kondisi sekarang anak-anak tidak dapat bersekolah karena sekolah mereka pun ikut terendam banjir dan sebagian warga sudah ada yang terkena penyakit,” ujar Sherrin Tharia. 

Lebih lanjut,  Sherrin berharap curah hujan menurun dan banjir cepat surut sehingga masyarakat bisa kembali ke rumahnya masing-masing menjalankan aktivitas seperti biasa dan anak-anak bisa kembali bersekolah.

Pada kesempatan tersebut, Sherrin juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa selimut, terpal, matras, tenda, sarden dan makanan kaleng lainnya. 

Lurah Legok, Plt. Kepala BPBD Provinsi Jambi, Camat Maro Sebo, dan Kepala Desa Muaro Jambi turut mendampingi Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi dalam peninjauan tersebut.

 

HJ.SHERRIN THARIA ZOLA KUNJUNGI PAUD MAWADAH WARRAHMAH BINAAN TP-PKK
18 2016

Ketua TP- PKK Provinsi Jambi Hj.Sherrin Tharia Zola mengunjungi PAUD Mawadah Warrahmah binaan TP-PKK yang terletak di Kota Baru, Senin (16/5). Kunjungan ini selain melihat fasilitas pendidikan yang ada di PAUD tersebut, juga dijadikan wadah untuk berdialog dengan tenaga pendidik. Hadir pada kesempatan ini para pengurus dari PAUD Mawadah Warramah, dan pengurus TP-PKK.

Dalam kesempatan ini Hj.Sherrin Tharia Zola menyatakan bahwa dalam kunjungan perdana ini selain bersilahturahmi dengan tujuan untuk melihat kondisi lembaga serta fasilitas serta sistem  pendidikan di PAUD ini. “Kedatangan ini diharapkan sebagai ajang silahturahmi dan untuk melihat kondisi nyata dari PAUD dan tenaga pendidik disini, dan diharapkan dari pertemuan ini akan ditemukan solusi bagi pengembangan PAUD ini ke depannya”jelas Hj.Sherrin Tharia.
Disampaikan oleh Hj.Sherrin Tharia bahwa yang akan menjadi evaluasi adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan guru dan meningkatkan kualitas pendidikan. “Kesejahteraan guru dan peningkatan pendidikan, karena PAUD ini menjadi percontohan, untuk itu harus terus dikembangkan karena dari Kabupaten/Kota rujukannya kesini jangan sampai sekolah yang menjadi rujukan malah bobrok, ke depan di evaluasi lagi apa saja kurikulumnya. segi tenaga pendidiknya kompetensi sejauh apa harus dikaji ulang lagi”ujarnya.
Ketua TP-PKK mengharapkan PAUD ini akan menjadi unggulan dari seluruh provisni bagaimana layaknya percontohan.  “Jadi semua kurikulum tenaga fasilitas fisik, mulai dari cara pengajarannya, kompetensi guru, dan anak diharapkan jebolan dari sini akan unggul, saya akan fokus bagaimana meningkatkan kesejahteraan utama guru sedangkan yang  lainnya tambahan jika tidak krusial tidak perlu diganti, kecuali ada atap yang mau roboh  yang mengancam keselamatan jika guru sejahtera maka mereka akan dapat mengajar dengan baik,jika hanya pembenahan sedikit tidak perlu dilakukan”ucapnya.

Dilanjutkan Ketua TP-PKK bahwa PAUD menjadi tempat yang sangat baik untuk mengembangkan potensi anak usia dini,   “Sekarang ini kita sudah menghadapi zaman global dan persaingan MEA sudah di depan mata, dan para pendidik sangat diandalkan bagi anak-anak, kita tidak ada kata santai karena persaingan  global, fakta kita berperang otak, kita berpartisipasi untuk mencetak generasi unggul,kita jangan sampai kalah dan para guru harus mau berkompetitif dengan terus menerus meningkatkan kompetensi yan ada” ujarnya.

DIBAWAH KEPEMIMPINAN HJ. SHERRIN THARIA ZOLA, JAMBI RAIH DEKRANAS AWARD 2016
18 2016

Dibawah kepemimpinan Hj. Sherrin Tharia Zola, bendera Dekranasda Provinsi Jambi nampaknya semakin berkibar, hal ini terbukti dengan diraihnya Dekranas Award 2016 oleh Provinsi Jambi pada acara puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke 36 Dekranas dan sekaligus Rapat Kerja Nasional Dewan Kerajinan Nasional serta pameran nasional yang diselenggarakan di Smesco Convention Center Jakarta Pusat, Selasa (17/05/2016).

Acara yang bertema “Perajin Kreatif di Era Digital " ini dihadiri langsung oleh Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo selaku Pembina Dekranas serta Hj. Mufidah Jusuf Kalla selaku ketua Umum Dekranas, Menteri Perindustrian Saleh Husin, para Ketua Dekranasda Provinsi/Kabupaten/Kota Se-Indonesia.

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi yang juga merupakan Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola menyampaikan, dengan diraihnya Dekranas Award 2016 Provinsi Jambi akan terus meningkatkan semua kegiatan kerajinan dan akan menggali lagi semua bentuk kerajinan khas daerah  yang bisa ditonjolkan ditingkat nasional. “Kita tunjukkan bahwa kerajinan dari Provinsi Jambi ini tidak kalah dengan kerajinan dari provinsi lain yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Dikatakan Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola, Dekranasda Provinsi Jambi sangat menghargai dan mensyukuri semua yang telah didapat dan diraih, serta berharap kedepannya dapat lebih baik dan meningkat lagi, "Kita sangat menghargai dan mensyukuri apa yang telah kita dapatkan dan kedepannya kita harus berusaha lebih baik lagi dan meningkat lagi. Saya bersama Ibu Rohimah Fachrori akan berkerja lebih keras lagi agar potensi apa lagi yang bisa ditonjolkan dari Provinsi Jambi, untuk itu kita harus berkerja bersama," katanya saat diwawancarai oleh rekan media.

Hj. Sherrin juga mengatakan, dengan adanya fasilitas pameran produk dari masing-masing daerah yang selalu ditampilkan  baik di provinsi maupun di tingkat nasional diharapkan para pengrajin khususnya di Provinsi Jambi dapat lebih bersemangat lagi dalam menggali dan mencari potensi untuk dapat dikembangkan. "Saya berharap kepada pengrajin di Provinsi Jambi untuk lebih bersemangat lagi menggali dan mencari potensi apa saja yang perlu dikembangkan," harap Sherrin.

Mantan Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Ratu Munawaroh Zulkifli yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas didapatnya penghargaan lomba online Kerajinan Tangan yang dilakukan oleh pelajar SMK dan SMA di Provinsi Jambi serta penghargaan yang diraih oleh Pemerintah Provinsi Jambi.

Sementara itu,  Ketua Umum Dekranas Hj. Mufida Jusuf Kalla  dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, dengan diadakannya rapat kerja nasional Dekranas untuk menyelaraskan, mengsinkronkan dan mensinergikan program dan kegiatan pusat dan daerah, dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia serta meningkatkan daya saing kerajinan anak bangsa agar dapat mendorong semangat kewirausahaan kepada masyarakat.

Selain itu Hj. Muffida menghimbau kepada Seluruh Gubernur, Bupati sebagai pembina Dekranasda untuk selalu mendorong dan meningkatkan pembinaan kepada semua  pengrajin  sesuai dengan daerah masing-masing.

Sementara Itu juga, Ketua Harian Dekranas Emi Tjahjo Kumolo menyampaikan, Dekranas telah mengadakan berbagai kegiatan di seluruh Indonesia serta juga mengadakan perlombaan bagi pengrajin.

Pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke 36 Dekranas ini juga memberikan Hadiah pemenang Lomba Online Desain Cenderamata. Dengan kriteria muatan lokal serta pemahaman wirausaha yang telah diselenggarakan pertama kali pada periode Desember 2015 hingga Januari 2016 yang lalu. Keluar sebagai pemenang dari Provinsi Jambi Miftahul Jannah pelajar SMK Negeri 4 Muaro Jambi dengan Karya Gantungan Kunci Souvenir terbuat dari getah karet, Sulistyo pelajar SMA Negeri 1 Sarolangun dengan Karya Gantungan Kunci Suku Anak Dalam Jambi.

Penyerahan Dekranas Award 2016 diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dekranas Pusat Hj, Mufida Jusuf Kalla kepada Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola. Dekranas Award 2016 ini merupakan penghargaan  kepada salah satu provinsi yang dapat mengangkat Kearifan Lokal.

Acara ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo.

HJ. SHERRIN THARIA ZOLA NYATAKAN BATIK DAN SONGKET JAMBI DAPAT BERSAING DI TINGKAT NASIONAL DAN INTERNASIONAL
19 2016

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi yang merupakan Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola menyampaikan, ada beberapa kendala yang harus dibantu oleh Dekranas serta ada beberapa kerajinan Jambi yang bisa bersaing di tingkat nasional dan bahkan internasional. Demikian disampaikannya saat mengikuti Rapat Kerja Nasional Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang diselenggarakan di Smesco Convention Center Jakarta Pusat. Rabu (18/05/2016). Dalam pemaparannya Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola menyampaikan, ada beberapa keberhasilan kerajinan Provinsi Jambi dan juga ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pengrajin, keberhasilan yang telah dicapai diantaranya kain batik dan songket Jambi serta potensi perhiasan yang terbuat dari logam yang dapat bersaing dengan daerah lain serta telah mendapat pengakuan dan penghargaan baik dari nasional maupun internasional, salah satunya penghargaan dari Unesco pada tahun 2012 yang lalu. Sementara Kendala yang dihadapi yaitu sulitnya mendapatkan bahan baku yang bermutu dan berkualitas yang memenuhi standar bagi para pengrajin dalam pembuatan tenun songket. Selain itu pengrajin Jambi belum menjadikan usaha kerajinan sebagai mata pencarian utama hanya sebagai pekerjaan sampingan dan mereka masih mengandalkan pekerjaan pada sektor pertanian dan perkebunan. Kepada Dekranas pusat Hj. Sherrin Tharia minta bantuan agar membantu pengadaan bahan atau kerja sama dengan perusahaan untuk mempermudah mendapatkan bahan baku benang yang memenuhi standar untuk pembuatan songket yang dibutuhkan serta pelatihan dari Dekranas untuk para pengrajin di daerah sangat dibutuhkan. Ketua Umum Dekranas Hj. Mufidah Jusuf Kalla menyampaikan, dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat Dekranasda mempunyai kewajiban dalam membina masyarakat pengrajin dalam meningkatkan mutu produk dan memasyarakan hasil kerajinan kreatif tersebut untuk dipasarkan." Kegiatan ini juga sebagai ajang para ketua dekranasda provinsi untuk saling berbagi antara sesama pengurus dekranasda se Indonesia  baik kabupaten/kota," ungkapnya “Kita harus bangga karena tinggal di Indonesia ini berlimpah dengan sumberdaya alamnya. Untuk itu, ini lah tugas dari para pengurus dekranasda baik pusat provinsi dan kabupaten/kota untuk memanfaatkan sumberdaya ini untuk bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan akhirnya akan meningkatkan taraf ekonomi para keluarga di Indonesia," sambungnya. Ketua umum juga menyampaikan bahwa para ketua dekranasda provinsi dan kabupaten/kota berkewajiban untuk membantu tugas suami sebagai kepala daerah untuk memajukan daerahnya masing masing. Sementara itu Ketua Harian Dekranas Emi Tjahjo Kumolo menyampaikan ucapan terima kasih bagi Ketua Dekranasda provinsi dan kabupaten/kota telah ikut datang untuk mengikuti acara yang penuh makna dan sangat penting dalam memajukan kerajinan yang berada didaerah." Diharapkan daerah terus membina pengrajin yang berada didaerah untuk dapat membina agar daerah mempunyai produk unggulan yang bisa dijadikan khas daerah tersebut,” katanya. Pada kesempatan ini semua ketua bidang menyampaikan program-program tugas dan fungsi masing-masing bidang. Dan bagi para ketua dekranasda provinsi yang hadir akan diberikan piagam penghargaan melihat dari kehadiran para peserta diseluruh Indonesia hanya memenuhi 58 persen. Pada kesempatan ini juga pihak Dekranas pusat memberikan piagam penghargaan bagi provinsi yang hadir dengan anggota terlengkap saat menghadiri Rakernas Dekranas dari 34 Provinsi se-Indonesia. Dari ke 34 provinsi Dekranasda se Indonesia yang terlengkap hanya 4 dekranasda provinsi yang hadir dengan lengkap diantaranya Provinsi Kalimatan Utara, Provinsi Jambi, Provinsi Jawa Timur dan DKI Jakarta. Piagam ini langsung diserahkan oleh Ketua harian Dekranas Emi Tjahjo Kumolo ke pada para Istri Gubernur yang dinyatakan terlengkap kepengurusannya yang hadir. (

WAGUB : JADIKAN KELUARGA TEMPAT MENDIDIK GENERASI BERAKHLAK MULIA
27 2016

Wakil Gubernur Jambi Dr.H.Fachrori Umar,M.Hum menyatakan bahwa keluarga menjadi tempat pertama untuk mendidik generasi yang berakhlak mulia. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Jambore TP-PKK tingkat Provinsi Jambi, Rabu (25/5) bertempat di GOS Sungai Kambang. Hadir dalam Jambore ini Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.SherrinTharia Zola, Wakil Ketua TP-PKK Pusat Hanifah Husein Baldan. Dan Ketua TP-PKK Kabupaten/Kota se- Provinsi Jambi dan  anggota TP-PKK.

            Disampaikan Wagub bahwa dengan jambore ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan wawasan bagi para anggota PKK. “Dengan menyatukan kekuatan dari seluruh komponen maka kesejahteraan masyarakat dapat tercapai. Dan yang paling penting saat ini adalah bagaimana peranan keluarga dikuatkan agar generasi kita menjadi generasi yang berakhlak mulia”ujar Wagub.

            Dijelaskan Wagub bahwa keluarga menjadi cikal bakal menjadi bangsa yang bermartabat. “TP-PKK menjadi patner pemerintah untuk lahirnya generasi-generasi bangsa yang unggul dan kreatif,penuh inisiatif, bermoral tinggi, bervisi kemanusiaan, beretos kerja andal, dan berwawasan luas. Di dalam keluarga sosok perempuan/ibu yang pertama kali memperkenalkan, menyosialisasikan, menanamkan, dan mengakarkan nilai-nilai agama, budaya, moral, kemanusiaan, pengetahuan, dan keterampilan dasar, serta nilai-nilai luhur lainnya kepada seorang anak, dengan kata lain, peran ibu sebagai pencerah peradaban “pusat” pembentukan nilai sangat besar” ujar Wagub.

Sementara itu Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola mengharapkan bahwa melalui pelaksanaan Jambore dapat dijadikan bekal TP-PKK Kabupaten/Kota dalam mengelola PKK di daerah masing-masing. “Melalui kesempatan yang baik ini, saya juga ingin menyampaikan bahwa, masing-masing wilayah baik Kabupaten dan Kecamatan, memiliki potensi, kebutuhan dan permasalahan yang berbeda. Dengan perbedaan tersebut, tentunya berbeda pula perlakuan, serta program dan kegiatan yang dilakukan. Berbagai permasalahan dan belum berhasilnya program yang dilaksanakan di setiap jenjang wilayah, hendaknya dapat dijadikan bahan evaluasi dan intropeksi kita, yang selanjutnya perlu kita tindak lanjuti dengan peningkatan kualitas para kader dan kepedulian masyarakat”ujar Sherrin Tharia.

Ketua TP-PKK menyatakan bahwa melalui momen Jambore PKK ini,para kader dapat bertukar pikiran dan sharing pengalaman dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. “Inilah inti yang kita harapkam dari penyelenggaraan Jambore PKK. Dengan demikian para kader dalam melaksanakan 10 program pokok PKK di lapangan tidak mengalami banyak kesulitan.”Kita semua mengetahui,bahwa kita para kader PKK, perlu bekerja lebih keras lagi terutama dalam mengaktifkan kembali berbagai program peningkatan kesejahteraan keluarga, mengajak para ibu hamil untuk memerikasa kehamilan, memberikan imunisasi kepada bayi, dan menimbangnya setiap bulan, dan banyak lagi hal-hal lain, yang perlu kita sampaikan kepada masyarakat”katanya.

Wakil Ketua TP-PKK Pusat Hanifah Husein Baldan dalam sambutannya  menyampaikan dua hal kebijakan  dalam membangun bangsa. Pertama dikatakannya adalah pendidikan karakter yang harus diberikan sejak dini. Sehingga anak anak tumbuh dengan memiliki karakter yang kuat. Dengan membentuk generasi muda berkarakter akan menjadikan bangsa dengan karakter. Anak akan tahu tanggungjawab baik kepada dirinya maupun kepada bangsanya. Kedua disampaikan Hanifah adalah peningkatan kualitas keluarga. Dimana ini adalah cikal bakal menjadi bangsa yang bermartabat di mata dunia. Mewujudkan pendidikan karakter kepada anak dikatakannya dilakukan sejak dini.

Ibu dikatakan Hanifah memiliki peranan penting dan memiliki kewajiban dalam mewujudkan dua program pembentukan karakter anak dan peningkatan kualitas keluarga.”Saat ini mendidik anak sudah berbeda dibandingkan waktu lalu, kita sudah dihadapkan pada teknologi sehingga informasi tidak bisa dibendung lagi, dan hal ini menjadi permasalahan besar bagi perkembangan anak”kata Hanifah.

Saat ini juga banyak penyakit yang disebabkan oleh perubahan pola hidup, terutama dengan mengonsumsi makanan cepat saji.”Dulu anak-anak kita hanya makan makanan yanag dimasak sekarang dengan dipengaruhi teknologi anak-anak lebih suka mengkonsumsi makanan cepat saji. Ini tentu saja mengubah perilaku dan pola makan anak-anak kita”ucapnya.

SANGGAR SELARAS PINANG MASAK JAMBI, BORONG SEMUA TROPHY DAN HADIAH LOMBA
03 Oktober 2016

Bertempat di Salasar Anjungan Riau Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Sabtu 1 Oktober 2016 pukul 22.00 WIB,  Sanggar Selaras Pinang Masak Anjungan Jambi TMII Jakarta, yang terdiri dari 2 (dua) tim, memborong Trophy, Piagam dan hadiah Lomba Tari Melayu Nusantara di Anjungan Provinsi Riau Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, dengan raihan membanggakan Juara 1, Juara 2, dan Kostum Terbaik. Koreografer/Penata Tari Sanggar SPM Puput Hastagina menyampaikan rasa bahagia ini. “Allhamdulillah, adik-adik penari tampil dengan luar biasa dan penuh percaya diri, ini hadiah dari kami untuk Gubernur Jambi, dan tentunya juga untuk Ibunda Sherin Tharia Zola yang otomatis beliau adalah Pembina dari Sanggar selaras Pinang Masak”.  Sementara itu Deny,SSn selaku Ketua Sanggar Selaras Pinang Masak Anjungan Jambi TMII yang  menerima Trophy, piagam dan hadiah diatas pentas dari Kepala UPT Anjungan Riau mengatakan. Dari Lomba tari ini, yang kita raih adalah Juara I mendapatkan Trophy, Piagam dan Uang Tunai sebesar Rp. 7.000.000,-, juara II mendapatkan Trophy, Piagam dan Uang Tunai sebesar Rp. 6.100.000,- dan Untuk Kostum terbaik kita mendapatkan Piagam dan Uang Tunai sebesar Rp. 1.000.000,-

SHERRIN THARIA ZOLA KETUA DEKRANASDA PROV.JAMBI : PERAN PKK DALAM MENGURUS KELUARGA HARUS DIUTAMAKAN
23 2016

Kab. Kerinci (Humas Pemprov Jambi), Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola mengemukakan, peran PKK dalam mengurus keluarga harus diutamakan. Hal tersebut dikemukakan oleh Sherrin Tharia dalam Silaturrahmi Ketua TP PKK Provinsi Jambi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kerinci dan Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Kerinci, di Auditorium Rumah Dinas Bupati Kerinci, Sabtu (20/8) sore.

Sherrin Tharia mengatakan, berbagai lomba  PKK tetap dilakukan, tetapi peran untuk mengurus PKK harus diutamakan.

Sherrin menyoroti maraknya kekerasan terhadap anak yang terjadi akhir-akhir ini di berbagai daerah di Indonesia. Sherrin mengatakan, peran PKK melalui ibu-ibu di keluarga masing-masing sangat dibutuhkan.

Sherrin mengungkapkan, meskipun anak mendapatkan pendidikan di sekolah melalui para guru, tetapi bagaimanapun juga, orangtua, khususnya ibu merupakan pendidik dan guru yang pertama dan yang utama bagi anak.

Dikatakan oleh Sherrin, dengan mengurus keluarga, terutama dalam mendidik dan membina anak, PKK telah membantu pemerintah. "4 dari 10 Pokja PKK ada di keluarga," sebut Sherrin.

"Orangtua, terutama ibu sangat berperan membina anak agar cara pikirnya dewasa, serta untuk jangka panjangnya anak bisa berkompetisi. Apalagi kita sudah masuk dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," ujar istri Gubernur Jambi ini.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Dra. Nailil Husna,M.Pd menyampaikan, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kerinci berusaha untuk melaksanakan program kerja PKK semaksimal mungkin.

Nailil Husna juga menyampaikan, dalam waktu dekat Tim Penggerak PKK Kabupaten Kerinci akan melaksanakan Lomba P2WKSS (Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera) di Kayu Aro. 

 

PRESTASI BAGUS, DRUM BAND JAMBI TEMBUS PON XIX JAWA BARAT
08 2016

Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Provinsi Jambi Hj.Sherrin Tharia Zola, Selasa (6/9) malam melepas Tim Drum Band Provinsi Jambi pada Pekan Olah Raga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan pada 14-23 September 2016 di Bogor Provinsi Jawa Barat.

 

Keikutsertaan Provinsi Jambi merupakan prestasi yang baik dan menggembirakan, drum band merupakan salah satu cabang olahraga yang diperlombakan dalam PON, Sherrin menyampaikan kesiapan fisik menjadi perhatian disamping masalah teknis dan latihan menjelang lomba nantinya,”Jaga kesehatan, tetap fokus dan kompak mengikuti arahan pelatih,” tegas Sherrin.

 

Saat unjuk gelar yang dipersembahkan Tim Drum Band Provinsi Jambi di GOR Kota Baru dengan tema ‘Schizophrenia Prison/ terperangkap dalam kegilaan’ mampu memukau penonton dan para undangan.

 

Selaku Ketua PDBI Provinsi Jambi Sherrin Tharia memberi masukan saat penampilan nanti agar kekuatan dan kebulatan suara alat tiup/terompet dan sejenisnya mampu dioptimalkan  sehingga kekuatan tim lebih memukau penonton,”Gerak bibir dan suara yang dikeluarkan dapat lebih dilatih supaya lebih kuat dan bulat,” ujar Sherrin.

 

Menjelang keberangkatan tanggal sebelas september nanti, tim drum band yang diperkuat 22 atlet dengan total jumlah tim 35 orang termasuk pelatih, Sherrin berharap latihan masih dapat dilakukan agar penampilan di PON XIX dapat berjalan maksimal,”Evaluasi kesalahan agar penampilan nantinya bisa maksimal,” ujar Sherrin.

 

Manajer tim Ardhian, S.Sos, menyampaikan Tim Drum Band Jambi yang diperkuat 22 atlet dinyatakan lolos PON 2016, setelah berhasil meraih satu emas, satu perak dan dua perunggu pada kejuaraan nasional sekaligus babak prakualifikasi PON di Medan, Sumatera Utara.

 

Prestasi ditorehkan tim drum band yang berasal dari Tanjung Jabung Barat itu, mewakili Jambi dipentas nasional dan membuat posisi Jambi pada urutan kelima nasional yang berhak mendapatkan tiket PON 2016  dengan harapan mampu mendongkrak semangat para atlet untuk tampil di PON mendatang.

 

Posisi Jambi menempati urutan kelima setelah DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Aceh, dan ini harus diakui menjadi kebanggaan dan kegembiraan masyarakat Provinsi Jambi yang semulanya tidak terlalu diperhitungkan drum band mampu menunjukkan prestasi di Tingkat Nasional.

Medali emas yang diraih tim drum band Jambi dari mata lomba ketahanan dan ketepatan berbaris campuran 4 kilo meter, sedangkan peraknya diraih dari berbaris jarak pendek 800 meter. Dua perunggu dipersembahkan dari lomba berbaris jarak pendek 600 meter dan lomba unjuk gelar.

 Ketua KONI Provinsi Jambi Indra Armendaris, Kadispora Provinsi Jambi Satri Budhi serta para tamu dan undangan ikut hadir saat pelepasan Tim Drum Band Provinsi Jambi mengikuti perhelatan akbar PON XIX Jawa Barat.

 

KETUA DEKRANASDA PROV.JAMBI HJ. SHERRIN THARIA ZOLA DILANTIK SEBAGAI KETUA PDBI PROVINSI JAMBI
06 2016

Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola dilantik menjadi Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Provinsi Jambi oleh Pengurus Pusat Drumb Band Indonesia dalam Pelantikan Pengurus Persatuan Drum Band Indonesia Provinsi Jambi Masa Bakti 2016 - 2020, bertempat di Ruang Rapat Kantor Perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi di Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (29/8) sore.
Setelah penandatanganan berita acara pelantikan, Pengurus Pusat PDBI, yakni Wakil Ketua PDBI Pusat menyerahkan bendera pataka PDBI Provinsi Jambi kepada Ketua PDBI Provinsi Jambi, Sherrin Tharia Zola.
Selain Sherrin, ada 4 orang pengurus PDBI Provinsi Jambi yang juga hadir dan ikut dilantik pada kesempatan tersebut, yakni: 1.Drs Hambali Hady sebagai sekretaris umun, 2.Rike Zahari, SE sebagai sakil sekretaris umum, 3.Desi Rahmiati sebagai bendahara umum, dan 4.Drs. Junaidi sebagai koordinator bidang umum.
Sheriin Tharia berharap agar seluruh pengurus PDBI di Provinsi Jambi, baik di tingkat Provinsi Jambi maupun di tingkat kabupaten/kota se Provinsi Jambi, bisa bekerjasama dengan baik, agar drumb band dan  marching band di Provinsi Jambi berkembang lebih baik lagi.
"Mudah-mudahan kepengurusan baru kami ini bisa lebin intensif lagi mengembangkan drum band di Provinsi Jambi agar anak-anak drumb band di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Jambi lebih bergairah lagi kedepannya, termasuk untuk mengikuti lomba-lonba yang diadakan oleh Pusat," ujar Sherrin.
Sherrin menyatakan, kegiatan drum band yang banyak digandrungi oleh remaja dan kawula muda merupakan salah satu kegiatan yang positif, yang juga bisa sebagai salah satu alternatif untuk mengalihkan anak-anak, remaja, dan dan pemuda dari kenakalan remaja dan pemuda.
"Gairah muda itu masih menggebu-gebu. Kegiatan drum band ini banyak sekali menguras tenaga, dan itu sangat baik sekali untuk membuat mereka tidak fokus ke hal-hal yang negatif. Apalagi pengaruh globalisasi banyak sekali, diantaranya melalui internet yang bisa diakses dengan sangat mudah," jelas Sherrin.
Sherrin mengharapkan, dengan olah fisik yang dilakukan dalam kegiatan drum band yang banyak menguras tenaga, hal-hal yang negatif tidak masuk, atau peluang untuk masuknya pengaruh negatif semakin kecil.
Sherrin mengemukakan, semua pihak terkait harus dirangkul dalam pengembangan drum band di Provinsi Jambi, seperti Pramuka yang selama ini banyak membina kegiatan drumb band "Semua pihak terkait harus dirangkul dalam mengembangkan drumb band di Provinsi Jambi. Drumb band-drumb band yang ada di Provinsi Jambi ini kita rangkullah semua, kalau tidak salah di Persit (Persatuan Istri-istri Tentara) juga ada. Apalagi kemarin dalam rangka Peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia, saya melihat penampilannya benar-benar keren," tutur Sherrin.
"Kenapa tidak di-combine, dari kita, Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Namun tentunya didalam koridor yang ada, tidak melenceng," tegas Sherrin.
Terkait keikutsertaan PDBI Provinsi Jambi dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan pada September 2016 di Provinsi Jawa Barat, dan drum band merupakan salah satu cabang olahraga yang diperlombakan dalam PON tersebut, Sherrin berharap agar tim drum band kontingen PON 2016 Provinsi Jambi meraih pretasi yang baik.
Istri Gubernur Jambi ini mengungkapkan, dia baru dilantik dan dalam waktu dekat akan mengikuti PON merupakan tantangan berat. "Tetapi mudah-mudahan mereka bisa tampil dengan baik dan meraih prestasi yang baik," harap Sherrin.
"Mereka kan sudah di dunianya (drum band), apalagi kalau berkompetisi itu, gairahnya lebih semangat. Kita harus menyemangati mereka agar beban mereka untuk meraih medali bisa dihadapi dengan lebih tenang Kita tidak memberi beban harus dapat medali ya, tetapi harus enjoy, dan dengan enjoy itu pasti keluar seninya. Itu harapan saya," terang Sherrin.
Selain itu, Sherrin menyampaikan bahwa Gubernur Jambi, H.Zumi Zola,S.TP,MA berharap drum band Provinsi Jambi bisa mendapat nama di tingkat nasional.
Terkait upaya mengadakan perlombaan-perlombaan drum band di Provinsi Jambi, Sherrin menyatakan bahwa hal tersebut akan diusahakan secara bertahap. "Kegiatan di PON kita selesaikan dulu. Nanti untuk step selanjutnya, akan mengusahakan kejuaraan drum band di Provinsi Jambi, sekaligus sebagai ajang untuk latihan bagi para peserta drum band," jelas Sherrin.
"Saya berharap supaya kompetisi lebih bergeliat lagi, saya lihat kegiatan drumb band yang ada sekarang ini harus ditingkatkan dan dimaksimalkan. Mudah-mudahan kedepannya kita bisa bekerja bersama-sama, pengurus PDBI Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota juga mendukung," jelas Sherrin.
Selanjutnya, Sherrin berharap supaya pengurus PDBI Pusat memberikan bimbingan bagi PDBI Provinsi Jambi.
Dalam sambutan tertulis Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (Pusat), Brigjen TNI Raharjo, S.Sos yang disampaikan oleh Wakil Ketua PDBI Pusat, Komisaris Besar Polisi Joko Sarwoko dinyatakan, pengurus yang baru dilantik diharapkan siap melakukan pembinaan drum band di Provinsi Jambi.
Raharjo menyatakan, pembinaan drum band dan marching band harus terus didorong dengan baik dalam even seperti PON maupun secara rutin.
Raharjo berharap pengurus PDBI Provinsi Jambi dapat menumbuhkembangkan pembinaan drum band di seluruh Provinsi Jambi dan bisa mengarahkan drum band dan marching band ke arah yang lebih maju, serta agar drum bamd menjadi aspirasi di kalangan remaja dan pemuda. "Ciptakan iklim pembinaan yang sehat,"'ujar Raharjo.
Raharjo juga berharap agar pengurus PDBI Provinsi Jambi dan kabupaten/kota, serta peserta dapat melakukan sinergi.
Selain itu, Raharjo mengingatkan pentingnya peningkatan pelatih dan juri drum band, yang juga berkontribusi terhadap pembinaan dan pengembangan drum band.
Raharjo berpesan agar pengurus PDBI Provinsi Jambi melakukan : 1.Penguatan kelembagaan, 2.Perbanyak even kejuaraan drum band dengan melibatkan komunitas, dan jauhkan ego sektoral, serta 3.Mengembangkan sumber daya manusia.
Khusus untuk pengurus PDBI Provinsi Jambi yang sedang mempersiapkan atletnya mengikuti PON Tahun 2016 di Jawa Barat, Raharjo berharap agar drum band Provinsi Jambi Kontingen PON dapat meraih kesuksesan dibl PON tersebut.
Ketua KONI Provinsi Jambi, H.Armendaris,SH, mengatakan,"Mulai hari ini, di pundak kita semua ada beban dan amanah untuk membesarkan PDBI Provinsi Jambi."
Dikatakan oleh Indra Armendaris, drum band merupakan salah satu cabang olehraga yang ikut ke PON Tahun 2016 di Jawa Barat. Dan, Indra Armendaris mengharapkan agar cabang olah raga drum band Provinsi Jambi bisa mempersembahkan medali. "Besar harapan untuk mempersembahkan medali melalui cabor drum band di PON Tahun 2016 di Jawa Barat," ungkap Indra Armendaris.
"Mari menumbuhkembangkan cabang olahraga drum band di Provinsi Jambi. Mari merapatkan barisan meraih prestasi terbaik di PON 2016 di Provinsi Jawa Barat," lanjut Indra Armendaris.
Indra Armendaris menghimbau'seluruh pengurus PDBI Provinsi Jambi untuk menjaga kekompakan dan kerjasama yang baik. "Kita sama-sama menjaga kekompakan dan kesolidan PDBI," pungkas Ketus KONI Provinsi Jambi ini.

KETUA DEKRANASDA PROV.JAMBI HJ. SHERRIN THARIA ZOLA : PRILAKU HIDUP SEHAT DIPERKENALKAN PADA ANAK SEDINI MUKIN (CTPS)
18 Oktober 2016

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola menyatakan, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu indikator prilaku hidup bersih dan sehat, harus diterapkan dan diperkenalkan pada anak-anak dari sedini mukin, sehingga budaya hidup sehat dapat diterapkan sampai anak tumbuh dewasa, pernyataan demikian disampaiaknya, saat menghadiri perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang berkerja sama TP-PKK Indonesia dan Sabun Lifebuoy, bertempat SD Negeri 214/IV, Kota Baru Jambi (15/10/2016).

Dalam sambutan dan arahannya Ketua TP-PKK provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola menyampaikan, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu indikator prilaku hidup sehat dan bersih, cuci tangan harus diperkenalkan pada anak-anak sejak kecil, sehingga hidup sehat dan bersih sudah tertanam kuat didalam diri mereka dan anggota keluarga," Namun prilaku sehat masih belum menjadi budaya masyarakat kita dan masih dilakukan sekedarnya saja." Tangan merupakan salah satu jalur utama masuknya kuman penyakit kedalam tubuh, sebab tangan adalah anggota tubuh yang paling sering berhubungan langsung dengan mulut dan hidung, penyakit-penyakit yang umumnya tibul karena tangan yang berkuman diantaranya, diare, kolera, Ispa, cacingan, flu dan Hepatitis," uangkap Hj. Sherrin.

Dikatakan Hj. Sherrin, Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) atau Global Handweshing Day merupakan sebuah kampanye global yang dirancang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berkerja sama dengan organisasi-organisasi lainya baik pihak pemerintah maupun swasta untuk mengalakkan prilaku mencuci tangan dengan sabun kepada masyarakat," (HCTPS) merupakan upaya menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia." tutur Hj. Sherrin.

Dijelaskan Hj. Sherrin, penunjukan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia pada tanggal 15 Oktober dilakukan pada pertemuan tahunan Air Sedunia (Annual World Water Week) yang berlangsung pada tanggal 17-23 agustus 2008 di Stockholm." Seiring dengan penunjukan tahun 2008 sebagai tahun Sanitasi Internasional oleh rapat umum PBB," jelas Hj. Sherrin.

" Dengan mengunakan momen Internasional seperti Hari Cuci Tangan Pakai Sabun merupakan aksi Advokasi kepada Pemerintah Daerah sebagai upaya promotif terhadap prilaku Cuci Tangan Pakai Sabun agar dapat menjadi Budaya Bangsa Indonesia sehingga anggka kematian dan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh lingkungan dapat berkurang," Sambung Hj. Sherrin.

Sementara itu laporan Ketua penyelenggar Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se Dunia Tahun 2016 dari TP-PKK Provinsi Jambi  Tim Pokja IV Diana Hastanti Katamso menyampaikan, Dasar kegiatan HCTPS se dunia tahun 2016 adalah sutat TP-PKK pusat nomor 90/Skr/PKK.Pst/IX/2016 tanggal 7 september 2016, diharapkan adanya suatu kegiatan yang sama secara berjenjang di seluruh Indonesia." Peserta kegiatan diarahkan kepada murid sekolah SD atau TK, kami mengarahkan kepada SD 214/IV kel.pal 10 Kecamatan Kota Baru sebanyak 50 orang murid." Jelas Diana.

Dikatakan Diana, tujuan dilaksanakan HCTPS ini sebagai mensosialisasikan kepada masyarakat terutama kepada anak-anak usia sekolah untuk membiasakan hidup sehat serta membiasakan keluarga untuk cuci tangan dengan air bersih dan sabun.

Selain itu Diana juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu terselanggara acara ini  dengan lancar," saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas partisipasi dan dukungan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara HCTPS ini," Ucapnya

Selain itu kepala sekolah SD, Negeri 214/ IV kota jambi, Yuniarti, SP.d, Mp.d menyampaikan Ucapan terima kasih atas ditunjuknya sekolah SD 214 sebagai penyelenggara." SD 214/IV Telah banyak meraih prestasi ditingkat provinsi dan kota jambi, sekolah lingkungan sehat, kepala sekolah berprestasi dan Kami mohon do'a restuny sekolah ini akan ikutlomba sekolah sehat tingkat provinsi jambi," jelasnya

Turut serta pada kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Andi Pada, Kepala SKPD terkait Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi para undangan Lainnya 

 

KETUA DEKRANASDA HJ. SHERRIN THARIA ZOLA : KABUPATEN TEBO KAYA SENI DAN BUDAYA, HARUS DIGALI DAN DIKEMBANGKAN
18 Oktober 2016

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi yang juga Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola meyatakan, beberapa kerajinan masyarakat yang berciri khas daerah Kabupaten Tebo seperti kain songket dan motif batik, telah memperoleh pengakuan sebagai hak kekayaan intelektual yang menunjukkan bahwa Tebo merupakan daerah yang kaya akan seni dan budaya, untuk itu  masyarakat Tebo harus menggali dan mengembangkannya. Pernyataan demikian disampaikannya saat membuka pameran pembangunan dan Bazar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 17 Kabupaten Tebo bertempat di lapangan Merdeka Kabupaten Tebo, Rabu (12/10/2016).

 Dalam sambutannya Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola menyampaikan, Kabupaten Tebo telah mampu bersaing dan sejajar dengan kabupaten lain yang berada di Provinsi Jambi. "Saya sangat mengapresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tebo berserta seluruh elemen masyarakat atas kekompakan dan kerja keras dalam membangun Tebo menuju arah yang lebih baik, sehingga mampu sejajar dengan kabupaten lain yang berada di Provinsi Jambi," ungkap Hj. Sherrin.

 Dikatakan Hj. Sherrin, melihat dari ketersediaan sumberdaya alam, sumberdaya manusia serta wilayah dan kondisi alam yang sangat strategis, Kabupaten Tebo sangat potensial untuk menjadi kabupaten yang maju. “Sejalan dengan hal tersebut, saya berharap kedepan Kabupaten Tebo dalam hal dekranasda terus giat menggali potensi dan memajukan dunia usaha serta harus mampu menginspirasi daerah-daerah lain khususnya dalam industri kecil, kebudayaan dan kerajinan," kata Hj. Sherrin.

 "Ditengah kelesuan perekonomian yang saat ini dirasakan masyarakat, pemerintah kabupaten harus berperan aktif melakukan pembinaan melalui dekranasda untuk menumbuh kembangkan jiwa bermitra usaha melalui Home Indusri yang kesemuanya itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," sambung Hj. Sherrin.

 Dalam kesempatan tersebut Hj. Sherrin juga menghimbau pengurus dekranasda Kabupaten Tebo agar gedung dekranasda Kabupaten Tebo yang berlokasi ditempat yang sangat strategis juga dapat dijadikan sebagai salah satu wadah untuk pemasaran produk-produk kerajinan Kabupaten Tebo.

 Ditambahkan juga oleh Hj. Sherrin, Pameran pembangunan yang dilaksanakan dalam rangka Hut Kabupaten Tebo ini, selain sebagai sarana untuk memberikan informasi pembangunan yang telah dilaksanakan di Tebo juga sebagai wahana yang tepat untuk mempromosikan produk-produk unggulan Kabupaten Tebo serta produk yang dihasilkan oleh masyarakat. "Melalui kesempatan ini saya merasa berbesar hati, karena beberapa kerajinan masyarakat yang berciri khas daerah Tebo seperti kain songket dan motif batik dapat memperoleh pengakuan sebagai hak kekayaan intelektual yang menunjukkan Tebo kaya seni dan budaya," ujar Hj. Sherrin.

 Hj. Sherrin juga mengakui, permasalahan yang sering dihadapi para perajin dan industri kecil pada umumnya di pemasaran produk yang lingkup pangsa pasarnya masih secara lokal. "Padahal tidak sedikit produk yang dihasilkan oleh industri kecil memiliki kualitas bersaing. Jika dibina, dikelola dan dipromosikan dengan sebaik-baiknya maka produk ini akan mampu bersaing hingga ditingkat nasional," pungkas Hj. Sherrin.

  Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Tebo Titi Afrianti Agus Sunaryo menyampaikan, dalam Hut ke 17 ini dilaksanakan juga pameran produk unggulan Kabupaten Tebo. “Tebo merupakan kota sejarah yang memiliki  berbagai sejarah dan seni budaya, kota Tebo banyak memiliki sejarah yang patut diangkat baik dari sisi sumberdaya alam, sumberdaya manusia, wisata, budaya, seni, adat - istiadat maupun wisat kulinernya, banyak sekali," sebunya.

 "Dalam kiprahnya dekranasda Kabupaten Tebo telah banyak menunjukkan perannya secara aktif serta mempromosikan hasil produk unggulan dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Tebo ini.  Kita sering mengikuti event yang diselenggarakan baik ditingkat provinsi maupun nasional," sambungnya.

 Pembukaan pameran pembangunan dalam rangka HUT ke-17 Kabupaten Tebo ini ditandai dengan pemukulan gong yang kemudian juga dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola dengan didampingi Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli dan Pj. Bupati Tebo.

 Turut serta pada pembukaan pameran pembangunan dalam rangka Hut ke 17 Kabupaten Tebo ini , para unsur forkompimda Provinsi Jambi dan Kabupaten Tebo, para kepala SKPD terkait, para Tokoh masyarakat Tebo serta para undangan lainnya.

 

KETUA DEKRANASDA AJAK PENGRAJIN BANGUN KOMITMEN TINGKATKAN KERAJINAN PROVINSI JAMBI
02 November 2016

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola mengajak pengrajin untuk membangun komitmen bersama meningkatkan kualitas dan kuantitas kerajinan dari Provinsi Jambi. Pernyataan ini disampaikannya saat berdialog dengan para pengrajin dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan ini Kepala Disperindag Provinsi Jambi dan para Ketua Dekranasda dan juga perwakilan pengrajin dari Kabupaten/Kota. Acara ini berlangsung di auditorium rumah dinas Gubernur, Senin (31/10). Pada acara ini setiap Ketua Dekranasda dari Kabupaten/Kota diberi kesempatan untuk memaparkan pelaksanaan dari program mereka.
            Disampaikan Ketua Dekranasda bahwa pertemuan ini dilaksanakan untuk menampung aspirasi dari setiap Kabupaten/Kota baik aspirasi yang diutarakan oleh para Ketua juga dari para pengrajin dari tiap Kabupaten/Kota.”Saya berharap dari pertemuan ini akan terjalin sinkronisasi program, apa yang menjadi kewenangan Kabupaten/ Kota dan apa yang menjadi kewenangan dari Provinsi, karena kita akan mendukung sepenuhnya jika memang Kabupaten/kota membutuhkan bantuan, misalnya dari segi pelatihan kita serahkan kepada Kabupaten/Kota dan pemasaran akan kita bantu”ujar Ketua Dekranasda.
            Sedangkan dari para pengrajin Hj.Sherrin Tharia Zola ingin mendengar langsung kendala dan masukan inovasi program yang nantinya akan dikembangkan untuk kemajuan dari kerajinan dari Provinsi Jambi. “Menanggapi masukan dari para pengrajin untuk mengadakan pameran kerajinan Jambi yang dilakukan secara berkala, tentu saja itu program yang sangat menarik, tapi yang butuh kita tegaskan sekarang adalah komitmen bersama, apakah para pengrajin siap jika memang mendapatkan kesempatan untuk menghasilkan produk secara massal, dengan kualitas yang juga baik, karena jika kita tidak siap dan telah kita pasarkan melalui media sosial dan mendapatkan respon yang baik, jika kita tidak siap maka akan sangat mengecewakan”ujarnya.
            Dijelaskan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jambi bahwa batik Jambi memiliki keunikan dan keindahan yang luar biasa, yang jika dikembangkan akan mendapatkan sambutan yang luar biasa.”Selama ini jika kita melakukan pameran, batik Jambi sangat laku, karena memang indah dan sangat unik motifnya. Tinggal bagaimana kita melakukan inovasi mulai dari pewarnaan, dan motif, ke depan saya akan melakukan pengembangan dengan memanggil desainer untuk meningkatkan kualitas dari batik Jambi, dan saya juga akan memprogramkan untuk melakukan pameran besar-besaran dari produk kerajinan Jambi”katanya.
            Dilanjutkan oleh Ketua Dekranasda bahwa merupakan tugas dan pekerjaan rumah bersama untuk mendorong kemajuan dari produk kerajinan Jambi.”Permasalahan selama ini selalu sama yang keterbatasan SDM dan pendanaan, inilah yang harus kita cari solusinya,ke depan jika kita bertemu lagi maka jangan lagi masalah ini yang disampaikan tetapi komitmen kita dan solusi untuk memajukan kerajinan Jambi. Tetapi setiap masalah ini tidak dapat langsung diselesaikan dengan cepat tetapi secara bertahap, apalagi saat ini terjadi pemangkasan dan defisit anggaran”ucapnya.
 Hj.Sherin Tharia juga menyampaikan bahwa para pengrajin harus mulai berpikir mengembangkan motif/desain serta bahan baku yang digunakan agar memiliki keunikan dan tidak kehabisan bahan baku yang jumlahnya terbatas. “Seperti pengrajin pengolahan limbah, memang harus memikirkan apalagi yang harus digunakan selain limbah barang bekas, karena kalau memang belum laku di pasaran, tanpa meninggalkan produk pengolahan barang bekas tersebut, bisa kita kembangkan batik yang memang sudah diminati di pasaran, tanpa meninggalkan produk kita sembari melakukan inovasi dan kreatifitas”katanya.

SHERRIN THARIA ZOLA (KETUA DEKRANASDA PROV.JAMBI) HARAP PKK BISA DORONG MASYARAKAT BIASAKAN KONSUMSI IKAN
15 November 2016

Jakarta, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola berharap agar PKK bisa mendorong masyarakat untuk membiasakan mengkonsumsi ikan. Hal tersebut dikemukakan oleh Sherrin Tharia dalam SIAL INTERDOOD 2016, bertempat  dI JI Expo, Kemayoran Jakarta, Sabtu (12/11).

Even SIAL INTERFOOD 2016 diselenggarakan dengan kerjasama Tim Penggerak PKK Seluruh Indonesia. SIAL GROUP-INTERFOOD selama ini dikenal sebagai jaringan pameran makanan terbesar di dunia.

Pada kesempatan tersebut, Sherrin Tharia didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merangin, Hj.Hesti Al Haris, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muaro Jambi, Efriyanti Kailani, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, H.Saipudin.

Usai menghadiri serangkaian kegiatan seremonial, Hj.Sherin Tharia Zola yang tampak sangat akrab dengan Ketua Tim Penggerak PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, bersama rombongan, berkesempatan meninjau dan mencicipi aneka kuliner yang tersaji dari resep Nusantara dari seluruh perwakilan daerah, dan juga dari berbagai organisasi wanita.

Saat diiwawancarai, Hj.Sherin Tharia menyampaikan kekagumanya atas inisiatif dan manfaat yang bisa diambil dari penyelenggaraan SIAL INTERFOOD 2016.

“Saya melihat kegiatan ini sambil belajar dengan provinsi lain, juga dengan para penggiat kuliner dari seluruh Indonesia. Betapa tidak, makanan olahan dari bahan ikan contohnya, bisa diolah sedemikian rupa sehingga menjadi panganan yang saya yakin disukai oleh anak-anak. Kita lihat ya, anak-anak kita sekarang kadang susah dikasi makan ikan, padahal nilai gizi yang terkandung pada ikan tersebut sangat bermanfaat untuk kecerdasan otak pada anak. Nah, di sini kita bisa melihat dan belajar bagaimana ternyata dari ikan bisa diolah jadi bermacam-macam panganan yang selain dari bentuknya, juga rasa yang  pastinya disukai oleh anak-anak,” jelas Sherrin Tharia.

Sherrin Tharia menyatakan Provinsi Jambi dikelilingi oleh perairan, baik sungai, danau, maupun laut, yang artinya Provinsi Jambi sangat kaya dengan bermacam-macam ikan.

Sherrin Tharia mengharapkan supaya PKK Provinsi Jambi dan PKK Kabupaten/Kota se Provonsi Jambi bisa mendorong masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan karena manfaat ikan sangat baik bagi kesehatan, termasuk bagi kecerdasan otak anak.

"Ini juga PR bagi PKK dan pemerintah dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan, bagaimana kita berkerjasama supaya budaya makan ikan ini dapat menjadi keseharian, yang rasanya aneh atau ada yang kurang jika anak-anak makan tanpa ikan. Ikan sangat baik untuk kecerdasan anak, jadi jangan sampailah ada anak-anak kita yang kekurangan asupan gizi dan protein dari ikan," ujar Sherrin Tharia.

"Sejauh ini, saya belum pernah mendapatkan informasi ada warga kita yang kesulitan dalam mendapatkan ikan, karena Provinsi Jambi memang kaya dengan aneka jenis ikan. Melalui kesempatan yang baik ini, saya ingin sekali menghimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk membiasakan mengkonsumsi ikan," tutur Sherrin Tharia.

Lebih lanjut, Sherin Tharia menyampaikan, bahwa di Jambi akan ada kegiatan Forikan, dan Sherrin berharap agar momen itu bukan hanya seremonial, seperti slogan “Ayo makan ikan, ayo, ayo, tetapi supaya ada riilnya. 

"Saya tidak mau orang cuma datang, dengarin, pulang  sudah itu lupa, tetapi saya ingin ada sajian beraneka ragam panganan ikan yang seperti disini dengan macam-macam bentuk dan rasa yang bisa dipelajari cara membuatnya,sekaligus bisa dinikmati oleh masyarakat yang datang. Selanjutnya,bisa jadi cerita di rumah dan bisa jadi menu untuk keluarga, terang Sherrin Tharia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, H.Saipudin menyatakan,"Insyaallah, Forum peningkatan Produksi Ikan atau ForIkan akan kita gerakan dan insyaalah pada bulan ini juga akan kita adakan Jambore ForIkan dalam rangka mengumpulkan semua potensi, inilah yang kita harapkan dari seluruh kabupaten/kota. Dan, pemenang dari Jambore Forikan tingkat Provinsi Jambi tahun 2016 ini, akan mewakili Provinsi Jambi untuk mengikuti kegiatan yang saat ini dilaksanakan di Ji Expo.

 

SHERRIN THARIA ZOLA (KETUA DEKRANASDA PROV.JAMBI) HARAP PKK BISA DORONG MASYARAKAT BIASAKAN KONSUMSI IKAN
15 November 2016

 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola berharap agar PKK bisa mendorong masyarakat untuk membiasakan mengkonsumsi ikan. Hal tersebut dikemukakan oleh Sherrin Tharia dalam SIAL INTERDOOD 2016, bertempat  dI JI Expo, Kemayoran Jakarta, Sabtu (12/11).

Even SIAL INTERFOOD 2016 diselenggarakan dengan kerjasama Tim Penggerak PKK Seluruh Indonesia. SIAL GROUP-INTERFOOD selama ini dikenal sebagai jaringan pameran makanan terbesar di dunia.

Pada kesempatan tersebut, Sherrin Tharia didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merangin, Hj.Hesti Al Haris, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muaro Jambi, Efriyanti Kailani, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, H.Saipudin.

Usai menghadiri serangkaian kegiatan seremonial, Hj.Sherin Tharia Zola yang tampak sangat akrab dengan Ketua Tim Penggerak PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, bersama rombongan, berkesempatan meninjau dan mencicipi aneka kuliner yang tersaji dari resep Nusantara dari seluruh perwakilan daerah, dan juga dari berbagai organisasi wanita.

Saat diiwawancarai, Hj.Sherin Tharia menyampaikan kekagumanya atas inisiatif dan manfaat yang bisa diambil dari penyelenggaraan SIAL INTERFOOD 2016.

“Saya melihat kegiatan ini sambil belajar dengan provinsi lain, juga dengan para penggiat kuliner dari seluruh Indonesia. Betapa tidak, makanan olahan dari bahan ikan contohnya, bisa diolah sedemikian rupa sehingga menjadi panganan yang saya yakin disukai oleh anak-anak. Kita lihat ya, anak-anak kita sekarang kadang susah dikasi makan ikan, padahal nilai gizi yang terkandung pada ikan tersebut sangat bermanfaat untuk kecerdasan otak pada anak. Nah, di sini kita bisa melihat dan belajar bagaimana ternyata dari ikan bisa diolah jadi bermacam-macam panganan yang selain dari bentuknya, juga rasa yang  pastinya disukai oleh anak-anak,” jelas Sherrin Tharia.

Sherrin Tharia menyatakan Provinsi Jambi dikelilingi oleh perairan, baik sungai, danau, maupun laut, yang artinya Provinsi Jambi sangat kaya dengan bermacam-macam ikan.

Sherrin Tharia mengharapkan supaya PKK Provinsi Jambi dan PKK Kabupaten/Kota se Provonsi Jambi bisa mendorong masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan karena manfaat ikan sangat baik bagi kesehatan, termasuk bagi kecerdasan otak anak.

"Ini juga PR bagi PKK dan pemerintah dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan, bagaimana kita berkerjasama supaya budaya makan ikan ini dapat menjadi keseharian, yang rasanya aneh atau ada yang kurang jika anak-anak makan tanpa ikan. Ikan sangat baik untuk kecerdasan anak, jadi jangan sampailah ada anak-anak kita yang kekurangan asupan gizi dan protein dari ikan," ujar Sherrin Tharia.

"Sejauh ini, saya belum pernah mendapatkan informasi ada warga kita yang kesulitan dalam mendapatkan ikan, karena Provinsi Jambi memang kaya dengan aneka jenis ikan. Melalui kesempatan yang baik ini, saya ingin sekali menghimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk membiasakan mengkonsumsi ikan," tutur Sherrin Tharia.

Lebih lanjut, Sherin Tharia menyampaikan, bahwa di Jambi akan ada kegiatan Forikan, dan Sherrin berharap agar momen itu bukan hanya seremonial, seperti slogan “Ayo makan ikan, ayo, ayo, tetapi supaya ada riilnya. 

"Saya tidak mau orang cuma datang, dengarin, pulang  sudah itu lupa, tetapi saya ingin ada sajian beraneka ragam panganan ikan yang seperti disini dengan macam-macam bentuk dan rasa yang bisa dipelajari cara membuatnya,sekaligus bisa dinikmati oleh masyarakat yang datang. Selanjutnya,bisa jadi cerita di rumah dan bisa jadi menu untuk keluarga, terang Sherrin Tharia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, H.Saipudin menyatakan,"Insyaallah, Forum peningkatan Produksi Ikan atau ForIkan akan kita gerakan dan insyaalah pada bulan ini juga akan kita adakan Jambore ForIkan dalam rangka mengumpulkan semua potensi, inilah yang kita harapkan dari seluruh kabupaten/kota. Dan, pemenang dari Jambore Forikan tingkat Provinsi Jambi tahun 2016 ini, akan mewakili Provinsi Jambi untuk mengikuti kegiatan yang saat ini dilaksanakan di Ji Expo.

 

SHERRIN THARIA: JAMBORE PKK SEBAGAI AJANG BERBAGI IDE
01 Desember 2016

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola menyatakan bahwa Jambore Nasional Kader PKK merupakan ajang untuk saling bertukar pemikiran, ide, dan gagasan kader PKK antar daerah, dan ide-ide tersebut bisa digunakan untuk terus meningkatkan kinerja PKK. Hal tersebut dikemukakan oleh Sherrin Tharia dalam Pembukaan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2016, bertempat di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Selasa (29/11) malam.

Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2016 yang dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo dan diikuti oleh perwakilan kader PKK seluruh provinsi se Indonesia tersebut mengusung tema “Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menunjang Terwujudnya Ketahanan Keluarga.”

Sherrin Tharia mengatakan, dalam menjalankan program PKK, daerah atau provinsi mungkin memiliki ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat, dan bisa dipelajari dan diterapkan oleh daerah lainnya. Dengan demikian, Sherrin Tharia menyatakan bahwa Jambore Nasional Kader PKK penting untuk saling berbagi ide.  “Jambore PKK sangat penting untuk bertukar pikiran dengan provinsi lain,” ujar Sherrin Tharia.

Sherrin Tharia berharap, dengan mengikuti Jambore Nasional Kader PKK, kader PKK dari Provinsi Jambi memiliki wawasan yang lebih luas dan lebih cakap dalam mengurus keluarga dan masyarakat. Selain itu, Jambore Nasional Kader PKK juga diharapkan meningkatkan komunikasi kader PKK antar daerah, yang bisa meningkatkan kekompakan kader PKK lintas daerah, bisa meningkatkan kerjasama antar daerah, serta memperkuat rasa kebersamaan sebagai satu kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sherrin Tharia mengharapkan, sesuai arahan Mendagri, program dan kegiatan PKK bisa bersinergi dengan program dan kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), baik di tingkat kabupaten/kota maupun di tingkat provinsi.

Sherrin Tharia menegaskan, PKK siap bersinergi dengan SKPD-SKPD untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta untuk membantu meggali dan mengembangkan desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi, sesuai dengan potensi yang dimiliki.  

 “Yang paling saya garisbawahi, bagaimana Kementerian Dalam Negeri juga berusaha mensinergikan kegiatan-kegiatan PKK, diletakkan di SKPD terkait, misalnya di Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan yang langsung bersentuhan pada masyarakat desa. Alhamdulilllah ada sambutan baik dari Mendagri. Mudah-mudahan kedepannya bisa segera dilaksanakan. Mudah-mudahan dengan perhatian Mendagri ini lebih mudah menggerakkan PKK dan berharap agar PKK lebih diperhatikan di Pusat. Saya sangat senang ada perhatian dari Mendagri untuk menggerakaan PKK sebagai suatu kesatuan, bukan berarti saingan-saingan dengan daerah lain, tetapi menjadi kompak dalam NKRI,” tambah Sherrin Tharia.

“Kami dari PKK kemapuannya terbatas, dana PKK sangat terbatas dan harus dibagikan, banyak sektor yang mebutuhkan bantuan PKK sedangkan dana PKK sangat terbatas. Dari Pokja III misalnya ada toga, untuk hasil pertanian, alangkah baiknya kalau dari Dinas Pertanian juga ikut masuk membantu. Kita keroyokan untuk meningkatkan pertanian di daerah yang mengunggulkan pertanian, kalau di suatu daerahnya mengunggulkan Perikanan, kita memaksimalkan perikanan, demikian juga di daerah yang mengunggulkan perkebunan. Jadi, harus fokus, sesuai dengan potensi dan keunggulan tiap daerah,“ jelas Ketua TP PKK Provinsi Jambi ini.

Selanjutnya, sesuai dengan tema jambore, yakni Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menunjang Terwujudnya Ketahanan Keluarga, Sherrin Tharia menyatakan, banyak sampah yang bisa dipergunakan, dan PKK akan terus berusaha agar sampah tersebut bisa diolah, menjadi sesuatu yang bisa digunakan dan memiliki manfaat ekonomi, misalnya sampah plastik menjadi suatu perhiasan yang menarik.

Dalam mengelola sampah, lanjut Sherrin Tharia, sangat penting untuk memikirkan dan memperhatikan kemauan pasar, supaya ketika sampah diolah nantinya, bisa diterima dengan baik oeh pasar. “Kita harus memperhatikan kemauan pasar, kita harus gali dulu, apa yang diinginkan pasar, baru dikaji sampah akan diolah menjadi sesuatu yang diinginkan pasar,” pungkas Sherrin Tharia.

Usai pembukaan jambore, Sherrin Tharia didampingi oleh Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori Umar dan Ketua Dharma Wanita Provinsi Jambi, Hj.Lovia Tresna Ridham Priskap meninjau stan pameran PKK Provinsi Jambi.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo menyatakan, Jambore Nasional Kader PKK penting dilaksanakan tiap tahun, sebagai upaya untuk terus meningkatkan komunikasi dan sinergi kader PKK se Indonesia. “Kenapa Jambore Nasional Kader PKK perlu dilakukan tiap tahun? Supaya ada komunikasi dan sinergi antara desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan bahkan dengan pengurus PKK Pusat. Jambore tidak hanya sekedar ibu-ibu melihat Jakarta, tetapi benar-benar untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat,” ujar Tjahjo Kumolo.

Tjahjo Kumolo mengemukakan, PKK sangat penting, dalam artian membantu Pemerintah Daerah dalam mengurus keluarga dan masyarakat, diantaranya tugas pelayanan kesehatan anak di Posyandu serta upaya peningkatan gizi anak, pelayanan KB bekerjasama dengan BKKBN, pelayanan PAUD, pemanfaatan pekarangan rumah dengan tanaman bumbu dan tanaman obat.

Tajahjo Kumolo menyatakan, apa yang dilakukan PKK juga merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat, yang berarti juga turut berkontribusi untuk percepatan pembangunan. “Menggerakaan dan mengorganisir masyarakat di tingkat paling rendah, di tingkat desa dan dusun seperti yang telah dilakukan oleh PKK bukan pekerjaan mudah, dan itu sejalan dengan Nawa Cita, membangun dari pinggiran,” ungkap Tjahjo Kumolo.

Tjahjo Kumolo mengungkapkan beberapa permasalahan ditengah masyarakat, yang selain dihadapi oleh pemerintah, dia mengharapkan peran PKK sebagai mitra pemerintah, beserta seluruh kalangan masyarakat untuk turut serta menyelesaikannya, yakni angka kehamilan ibu hamil masih tinggi, bahaya kenker serviks, angka perceraian masih cukup tinggi, permasalahan gizi dan kesehatan anak, penggunaan dan peredaran narkoba mulai dari kota sampai pelosok desa.

Tjahjo Kumolo berharap supaya PKK juga mengkomunikasikan dan menyerap keinginan masyarakat di tingkat bawah.

Ketua Umum TP PKK, dr.Erni Guntarti Tjahjo Kumolo pada intinya mengharapkan agar dengan diselenggarakannya Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2016, kinerja PKK semakin meningkat.

Erni Guntarti menyatakan, dalam jambore ini, Menteri pertanian Republik Indonesia menjadi salah satu narasumber tentang pangan lestari, selain narasumber lainnya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

HJ. SHERRIN : SEBAGAI ISTRI PNS HARUS MAMPU MENJADI PENDAPING DAN PENDUKUNG KEBERHASILAN SUAMI
13 Desember 2016

Sebagai istri PNS, peran anggota Dharma Wanita sangat strategis, dituntut berperan dalam pembangunan dan mendukung keberhasilan program pemerintah. Dalam keluarga anggota Dharma Wanita adalah sebagai istri yang diharapkan mampu menjadi pendamping dan mendukung keberhasilan suami. Demikian dikatakan Ketua TP-PKK Provinsi Jambi sekaligus Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-17 Tahun 2016 Dharma Wanita Persatuan, bertempat di Aula Dharma Wanita Provinsi Jambi pada Rabu (07/12/2016) pagi.

Adapun Tema Hut DWP ke-17 kali ini adalah "Penguatan Kualitas Istri ASN Menuju Ketahanan Pangan Keluarga".

Dalam sambutan dan arahannya Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi Hj, Sherrin Tharia Zola menyampaikan, tujuan utama dari pendirian Dharma Wanita sebagai peningkatan kualitas sumber daya anggota keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencapai kesejahteraan nasional. "Sebagai organisasi yang tujuan utamanya yaitu, membina anggota, memperkokoh rasa persatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan meningkatkan rasa kepedulian sosial dan melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian dan berbudi luhur," kata Hj. Sherrin.

Dalam kesempatan tersebut, isteri orang nomor satu di Provinsi Jambi ini juga berharap agar program unggulan Dharma Wanita yang sudah dibuat dapat diimplementasikan ditengah masyarakat. "Kita tahu sekarang ini Pemerintah Provinsi Jambi sedang giat-giatnya membangun. Untuk itu perlu dukungan dari semua pihak," harap Hj. Sherrin.

Dikatakan juga oleh Hj. Sherrin, Pemerintah Provinsi Jambi saat ini masih dihadapkan dengan beberapa pekerjaan yang harus dientaskan secara bersama. "Permasalahan ini khusus terkait perempuan, misalnya penurunan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan pendapatan dan keterampilan perempuan diberbagai bidang," ucapnya.

Hj. Sherrin juga berharap kepada DWP Provinsi Jambi agar dapat melakukan sinergi, sinkronisasi serta kerja sama perencanaan, pelaksanaan antara program kerja Dharma Wanita Persatuan dengan program kerja SKPD, termasuk  antara lain yang diperankan oleh suaminya.

Pada kesempatan ini Hj. Sherrin juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hut ke-17 Dharma Wanita Persatuan. "Sekali lagi saya ucapkan selamat memperingati HUT ke-17 Dharma Wanita Persatuan. Semoga kegiatan yang tengah dilaksanakan dapat bermanfaat bagi semua orang," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi Hj. Lovia Trisna Ridham membacakan sambutan tertulis Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Pusat Ny. Wien Ritola Tasmaya menyampaikan, sebagai salah satu organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia sudah selayaknya DWP mengambil peran strategis dan berperan aktif dalam konstelasi pembangunan nasional. “Potensi DWP mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai kecamatan dan kelurahan sudah menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk memberikan kontribusi penuh dalam menyukseskan program nasional," katanya.

Dikatakan  Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Pusat, Dharma Wanita merupakan mitra pemerintah. "Kita semua harus mendukung program kerja pemerintah, seperti ikut mensosialisasikan Kartu Indonesia Pintar dan Gemas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), dimana program-program pemerintah tersebut sangat erat sekali dengan tujuan Dharma Wanita yaitu mensejahterakan anggota keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Pusat juga mengajak seluruh DWP untuk melangkah kedepan dengan kekuatan penuh, karena masih banyak masalah secara nasional yang perlu diselesaikan oleh kaum perempuan, dan  hendaknya kaum perempuan selalu kritis dalam melihat isu-isu yang berkembang dalam masyarakat dan memberikan kontribusi penuh dalam penyelesaian masalah bangsa secara antisipatif. "Kita tidak bisa tinggal diam melihat kemerosotan moral yang terjadi saat ini, seperti kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak dan termasuk juga banyak sekali kekerasan seksual terjadi terhadap anak-anak dibawah umur. Untuk itu peningkatan kualitas ketahanan keluarga perlu diperbaiki dalam penyelesaiannya," ajaknya.

Sementara itu juga sebelumnya, Ketua panitia penyelenggara HUT ke-17 DWP Ny. Evi Johni Najwan dalam laporannya menyampaikan, dalam rangka memperingati Hut ke-17 Dharwa Wanita Persatuan ada beberapa kegiatan perlombaan yang telah dilaksanakan, diantaranya lomba pemasangan tengkuluk yang telah dilaksanakan, lomba rias wajah, bakti sosial, donor darah, penanaman pohon serta berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada hari puncak ini.

Hut ke-17 DWP kali ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola.

Turut serta pada kesempatan ini para Ketua Organisasi Wanita, para Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan anggota DWP Provinsi Jambi serta para undangan lainnya. 

 

ZOLA : WANITA ADALAH TIANG NEGARA MENENTUKAN EKSIS TIDAKNYA SEBUAH NEGARA
28 Desember 2016

Gubernur Jambi H.Zumi Zola Zulkifli, S.TP,MA menghadiri puncak peringatan hari Ibu ke-88 tingkat Provinsi Jambi sekaligus pelantikan pengurus BKOW Provinsi Jambi periode 2016-2021. Hadir dalam peringatan hari Ibu ini Wakil Gubernur Jambi Dr. Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.Sherrin Tharia Zola, Ketua BKOW Provinsi Jambi Hj.Rahima Fachrori, dan Forkompimda Provinsi Jamb beserta isteri dan unsur organisasi kewanitaan di Provinsi Jambi. Acara berlangsung Rabu (21/12) bertempat di auditorium rumah dinas Gubernur.

Dalam sambutannya Gubernur menegaskan pentingnya peranan kaum perempuan terutama ibu yang kedudukannya sebagai ibu berperan penting dalam membentuk dan membangun sosok suatu generasi. “Saya mengungkapkan bahwa wanita adalah tiang negara, keberadaaan kaum wanita khususnya para ibu baik dan buruknya, sangat menentukan eksis tidaknya sebuah masyarakat atau negara. Seorang ibu harus mampu berpikir positif dan bijak serta tidak mengadopsi pemikiran-pemikiran yang tidak sesuai dengan norma dan adat serta aturan yang kita anut”kata Gubernur.

Dijelaskan Gubernur bahwa tema peringatan hari Ibu ke-88 tahun 2016 yaituKesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Mewujudkan Indonesia yang BEbas dari Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Perdagangan Orang dan Kesenjangan Akses Ekonomi Terhadap Perempuan. “Tema ini tentunya menunjukkan kepada kita semua, akan perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah menempuh perjalanan panjang, dalam mewujudkan peranan dan kedudukan perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keberhasilan yang telah dicapai selama ini, tentunya merupakan langkah awal dalam menuju cita-cita kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram dan damai serta adil dan makmur”ujarnya.

Ditegaskan Gubernur bahwa semua yang hadir pada kesempatan ini memiliki kesamaan yaitu lahir dari seorang ibu, untuk itu sudah sepantasnya harus memuliakan orang tua terutama Sang Ibu. “Perjuangan yang dilakukan oleh Ibu untuk kita semua, tidak akan dapat kita balas, siapapun kita hari ini berkat perjuangan seorang ibu,tidak ada apapun di dunia ini yang dapat membalas pengorbanan dan kasih sayang dari ayah dan ibu, terutama ibu kita”ujarnya.

Sementara itu bagi para pengurus BKOW yang baru dilantik Gubernur mengharapkan peranan BKOW dalam pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat, menggalang persatuan dan kesatuan, serta memberdayakan potensi waniita.”Kita merasakan bahwa kemajuan yang dicapai dalam mengisi pembangunan, dan melalui pelantikan ini dapat mengisi dan melakukan peran dan fungsi secara baik, terkoordinasi, efektif dan terarah. Terlebih dalam kondisi dan situasi yang berkembang akhir-akhir ini khususnya dalam upaya peningkatan peran perempyan dalan pembangunan:ucapnya.

 

SHERRIN THARIA : DEKRANASDA UPAYAKAN TINGKATKAN KOMUNIKASI DENGAN PENGRAJIN
25 2017

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola mengemukakan bahwa Dekranasda Provinsi Jambi berupaya meningkatkan komunikasi dengan para pengrajin, guna menampung berbagai masukan dari para pengrajin, baik kritik maupun saran, untuk meningkatkan kemampuan para pengrajin Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikan oleh Sherrin Tharia dalam Rapat Koordinasi Dekranasda Provinsi Jambi dengan para Pengrajin Batik, bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (21/1) siang.

Dalam arahan singkatnya, Sherrin Tharia menyatakan, para pengrajin tidak usah sungkan-sungkan memberi masukan kepada pengurus Dekranasda, sekalipun berupa kritikan, yang sifatnya membangun, untuk meningkatkan kinerja Dekranasda.

Dikatakan oleh Sherrin Tharia, meningkatkan komunikasi itu sangat penting untuk memperbaiki kinerja.

Sherrin menekankan agar setiap pertemuan dimanfaatkan sebaik mungkin, dengan harapan setiap pertemuan menghasilkan progress (kemajuan).

Selain, itu, Sherrin juga mengatakan bahwa pengurus Dekranasda akan berusaha berkunjung ke tempat para pengrajin, untuk melihat langsung kegiatan (proses) menghasilkan kerajinan.

Setelah itu, diadakan tanya jawab antara para pengrajin dengan pengurus Dekranasda, tentang upaya peningkatan kualitas batik dan kain Jambi, termasuk untuk mempersiapkan diri dalam berbagai even nasional tahun 2017.

Dalam rapat tersebut disampaikan, Dekranasda Provinsi Jambi merencanakan mengadakan pelatihan kepada para pengrajin batik Jambi pada tanggal 27 dan  28 Januari 2017, tanggal 27 pelatihan teori di Rumah Dinas Gubernur Jambi, tanggal 28 pelatihan praktek di Sanggar Tenun PKK provinsi Jambi. 

 

KETUA DEWAN KERAJINAN NASIONAL DAERAH (DEKRANASDA) PROVINSI JAMBI, HJ. SHERRIN THARIA ZOLA MENGEMUKAKAN BAHWA KUALITAS DAN PANGSA PASAR BUSANA YANG TERBUAT DARI KAIN JAMBI TERUS DITINGKATKAN.
13 2017

Hal itu dinyatakan oleh Sherrin Tharia usai Pembukaan Indonesia Fashion Week 2017, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (1/2).

Sherrin Tharia  mengatakan, untuk meningkatkan kualitas dan pangsa pasar busana kain Jambi, pengrajin harus dibina secara berkelanjutan, terutama para pengrajin kecil.

Untuk itu, lanjut Sherrin Tharia, Dekranasda Provinsi Jambi akan bersinergi dengan Dekranasda Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi untuk berupaya merangkul dan lebih mengintenskan lagi pemberian pelatihan kepada para pengrajin, serta berusaha bekerja sama dengan seluruh pihak terkait.

“Saya mengharapkan para pengrajin bisa teredukasi, sehingga bisa memanfaatkan ilmu-ilmu yang sudah diberikan,” ujar Sherrin Tharia.

Dalam pengembangan busana kain Jambi, Sherrin menyatakan bahwa khasanah budaya Provinsi Jambi terus digali, diekspolore, dengan tujuan untuk melestarikan budaya Jambi dan untuk mengembangkan ekonomi kemasyarakatan, salah satunya dengan memopulerkan tanjak, kain yang dikenakan di kepala yang digunakan oleh kaum adam yang merupakan budaya Jambi.

“Busana dari kain Jambi step by step kita perkenalkan, termasuk tanjak Jambi dan dikerjakan secara detail, kalau tidak detail nanti kesanya asal-asalan, pelan-pelan kita kerjakaanya, nanti kalau terburu-buru kesannya mubazir. Tidak hanya itu, kedepannya secara bertahap, batik dan songket Jambi juga kita perkenalkan, direncanakan  Maret 2017 nanti ada acara untuk memperkenalkan kearifan lokal budaya Jambi. Ini harus terus-menenerus, jangan cepat bosan, harus ada variasi batik dan songket Jambi,” jelas Sherrin Tharia.

Selain itu, Sherrin Tharia juga menghimbau masyarakat untuk melestarikan kearifan lokal Jambi yang ada di Provinsi Jambi.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto menyampaikan, Indonesia Fashion Week ini merupakan yang ke-6, yang diselenggarakan sejak tahun 2012, dengan tujuan untuk meningkatkan usaha-usaha kecil di bidang  busana dan batik supaya terus berkembang.

Airlangga Hartarto menyampaikan, nilai ekspor busana Indonesia ke luar negeri sudah mencapai 12 milyar Dolar AS.

“Ada faktor kreatifitas yang tinggi terkait dengan wiraswasta kita di tanah air, dan pemerintah akan terus mensupport bidang fesyen ini karena menyerap tenaga kerja yang begitu banyak, produk busana inilah yang didorong agar mempunyai pasar yang kuat, termasuk dengan terus mendorong desainer-desainer Indonesia,” tutur Airlangga Hartarto.

Acara tersebut dibuka oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto dan dihadiri oleh Menteri Kebudayaan, Menteri Pariwisata, Menteri Luar Negeri, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori Umar dan para duta besar dari negara  tetangga.

 

SHERRIN THARIA HIMBAU KADER PKK MAKSIMALKAN PEKARANGAN DENGAN TANAMAN PANGAN
22 2017

Kota Jambi (Humas Pemprov Jambi), Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola menghimbau kader PKK se Provinsi Jambi untuk memaksimalkan pekarangan dengan menanam tanaman pangan, khususnya cabai dan sayur-sayuran. Himbauan tersebut dikemukakan oleh Sherrin Tharia dalam Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Penelitian Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Jambi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi tentang Pendampingan Teknologi Pertanian Provinsi Jambi Gerakan Tanam Cabai, bertempat di Taman BPTP Jambi, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (21/2) siang.

Pada kesempatan tersebut dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama BPTP Jambi dengan PKK Provinsi Jambi dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi dengan PKK Provinsi Jambi, serta penyerahan bibit cabai secara simbolis dari Kepala BPTP Jambi kepada Ketua PKK Provinsi Jambi dan kepada Ketua Dharma Wanita Polda Jambi dan Ketua Persit Korem 042/Garuda Putih Jambi. Selain itu, juga dilakukan peragaan pemindahan dan penanaman bibit cabai dari wadah kecil ke dalam polibek besar oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Kepala BPTP Jambi, Ketua Dharma Wanita Polda Provinsi Jambi, serta Ketua Persit Korem 042/Garuda Putih.

Sherrin Tharia menyatakan, kerjasama yang dilakukan oleh PKK dan BPTP Jambi ini, yakni memanfaatkan potensi lahan pekarangan keluarga untuk ditanami cabai dan sayur-sayuran merupakan upaya untuk mendukung mengatasi gejolak fluktuasi harga cabai yang cukup tinggi, sehingga menjadi penyumbang inflasi yang cukup dominan di Provinsi Jambi.

Sherrin Tharia mengatakan, penandatanganan kerjasama tersebut merupakan turunan dari kerjasama di tingkat Pusat, yakni Menteri Pertanian yang telah menggandeng TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah, yang dituangkan melalui kesepakatan kerjasama pada November 2016, dalam rangka mensukseskan Gerakan Nasional Tanam Cabai, dimana alasan pemilihan PKK sebagai mitra kerjasama adalah karena jangkauan wilayah kerja TP PKK hingga ke tingkat desa, dusun, RW, RT, bahkan tingkat keluarga, yang memanfaatkan lahan pekarangan untuk menyediakan bahan pangan dan gizi keluarga berkualitas dan beragam.

“Saya sebagai Ketua TP PKK Provinsi Jambi berharap jajaran TP PKK baik tingkat Provinsi Jambi maupun kabupaten/kota agar dapat mensukseskan dan melaksanakan program ini dengan sebaik-baiknya sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan cabai yang pasokannya agak terganggu akbibat anomali cuaca dan efek elnino yang menyebabkan banyaknya petani cabai mengalami gagal panen,” ujar Sherrin Tharia.

Dikatakan oleh Sherrin Tharia, untuk Gerakan Nasional Tanam Cabai di Provinsi Jambi akan dialokasikan 25.000 batang bibit cabai yang akan disistribusikan ke 11 kabupaten/kota se Provinsi Jambi.

Sherrin Tharia berharap agar BPTP dapat memberikan pendampingan/pelatihan kepada kader pangan, baik teknis maupun teknologi cara budidaya tanaman cabai, supaya gerakan tanam cabai di Provinsi Jambi terlaksana secara optimal.

Sherrin mengemukakan bahwa selain bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, gerakan tanam cabai juga dimaksudkan untuk mendorong masyarakat untuk cerdas dalam memanfaatkan lahan pekarangan agar menjadi lahan produktif bernilai ekonomi, serta menciptakan lingkungan hijau.

Selanjutnya, Sherrin Tharia berharap agar setiap kabupaten/kota memiliki desa percontohan atau desa unggulaan di setiap kecamatan, yang memenuhi syarat serta memiliki komponen wajib untuk sebagai Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), sebagai model upaya memberdayakan masyarakat dalam mengembangkan dan meningkatkan ketahanan serta kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Drs.H.Erwan Malik,MM menyatakan, partisipasi keluarga, terutama para ibu sangat diharapkan dalam mensukseskan gerakan tanam cabai. Sekda mengapresiasi upaya keras Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam mengupayakan solusi begi persoalan masyarakat terkait ketersediaan dan harga cabai.

“BPTP Jambi merupakan salah satu dari 33 BPTP se Indonesia yang ditugaskan Menteri Pertanian untuk menyediakan bibit cabai unggul, dan melakukan pendampingan di lapangan. Oleh krena itu, saya berharap BPTP Jambi jangan pernah henti melakukan pendampingan teknologi dan inovasi pertanian, terkhusus dalam mendampingi program Gertam Cabai di Provinsi Jambi,” tutur Sekda.

Sekda berharap agar TP PKK dapat segera merespon dan merealisasikan gertam cabai hingga ke pelosok desa dalam Provinsi Jambi. Sekda menyarankan agar gerakan tanam cabai diikuti dengan menanam sayur-sayuran di sekitar pekarangan rumah, sehigga kebutuhan cabai dan sayuran dapat dihasilkan dari pekarangan sendiri.

Kepala BPTP Jambi, Dr.Ir.Mohammad Takdir Mulyadi,MM menyatakan, gerakan tanam cabai merupakan salah satu cara untuk mengatasi fluktuasi harga cabai dengan cara menjaga ketersediaan cabai, selain untuk membantu perekonomian keluarga. “10 sampai 20 batang cabai di pekarangan rumah, diharapkan mampu membantu perekonomian keluarga,” ungkap Mohammad Takdir Mulyadi.

Mohammad Takdir Mulyadi berharap agar selain cabai, juga ditanami sayuran, baik sayuran daun maupun sayuran buah, tomat, dan bawang.

Dikatakan oleh Mohammad Takdir Mulyadi, kerjasama gerakan tanam cabai BPTP dengan PKK merupakan upaya mendekatkan gerakan tanam ke seluruh pelosok tanah air, dan BPTP siap menyediakan bibit cabai dan pendampingan dalam penanaman dan pemeiharaan cabai tersebut.

Sebelumnya, kata Mohammad Takdir Mulyadi, BPTP Jambi telah memberikan 1.800 batang bibit cabai kepada guru dan orangtua/wali murid TK di Mestong, kepada SMA N 9 Muaro Jambi, dan kepada ibu-ibu Dharma Wanita Balitbangtan Jambi.

Ketua Panitia, Dr.Luthfi Izhar,SP,MP menyampaikan, gerakan tanam cabai merupakan langkah nyata untuk menjaga ketersediaan cabai serta untuk menjaga stabilitas harga cabai.

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Sekda Provinsi Jambi, Kepala BPTP Jambi dan rombongan meninjau Taman Agro Inovasi Pertanian yang dikelola BPTP Jambi. Di taman tersebut ditanam cabai, sayur-sayuran, ketan hitam, suren merah, padi varietas lokal, dan tanaman obat.